Timika, Torangbisa.com – Pecinta olahraga lari dan pendiri komunitas lari anak asal Timika, Elly, menyatakan kesiapannya untuk tampil maksimal dalam ajang bergengsi Makassar Half Marathon 2026.
Keikutsertaannya tahun ini mengusung misi mendalam, bukan sekadar mengejar medali biasa, melainkan sebagai pembuktian kekuatan mental dan pesan inspirasi bagi generasi muda di tanah Papua.
Pada edisi kali ini, Elly mengambil tantangan besar dengan mendaftar di sub-kategori ganda melalui program Triple Medals Challenge.
Dirinya dijadwalkan turun melintasi lintasan 10K pada hari pertama lomba, dilanjutkan dengan kategori Half Marathon (21K) pada hari berikutnya.
Keberhasilan menyelesaikan kedua kategori ini secara berturut-turut akan membuatnya berhak membawa pulang tiga medali sekaligus, yang terdiri dari dua medali penamat kategori dan satu medali spesial tantangan.
Bagi Elly, ajang tahun ini memegang arti personal yang sangat besar. Sebagai seorang ibu tunggal (single mom) dari dua anak laki-laki, ia telah menghabiskan sepanjang tahun 2025 dengan mengumpulkan ribuan kilometer dalam sesi latihan intensif demi mengembalikan kondisi fisik dan mentalnya ke level tertinggi.
Olahraga lari kini menjadi ruang baginya untuk terus bangkit dan menunjukkan dedikasi terbaik.
“Target terbesar saya di Makassar tahun ini adalah menyelesaikan race dengan kuat, bahagia, dan sehat. Saya ingin membuktikan pada diri sendiri bahwa batasan mental bisa ditembus melalui konsistensi,” ujar Elly saat ditemui di Timika, Kamis (28/5/2026).
Kondisi rute Makassar yang dikenal memiliki kelembapan tinggi serta suhu udara yang cenderung panas disiasati Elly dengan matang.
Dirinya secara konsisten menjalankan program latihan terstruktur di awal hari, memadukan lari jarak jauh, latihan kecepatan, hingga penguatan otot.
Pengaturan hidrasi yang disiplin sejak kilometer awal menjadi fokus utamanya agar stabilitas stamina tetap terjaga di lintasan nanti.
Membagi peran antara mengurus rumah tangga secara mandiri dan menjaga disiplin latihan pagi-pagi sekali tentu bukan hal mudah. Namun, Elly mengaku motivasi terbesarnya adalah anak-anaknya.
“Saya ingin anak-anak saya melihat bahwa meskipun hidup memberikan cobaan berat, ibunya memilih untuk bangkit, berlari, dan tetap berdiri tegak,” tambahnya.
Dukungan penuh dari keluarga besar serta komunitas lari yang ada di Timika, yakni Timika Runners dan Cendrawasih Runners, menjadi semangat terbesar bagi Elly.
Selain itu, komunitas Kidz Runners yang ia dirikan juga terus bergerak untuk menjaring dan membina bakat-bakat pelari cilik di Mimika agar terarah sejak dini.
Melalui momentum Makassar Half Marathon 2026 ini, Elly juga menitipkan pesan kuat untuk para pelari muda di Papua.
“Untuk adik-adik dan pelari muda di Papua, ingatlah bahwa kamu harus bisa berkomitmen dengan dirimu sendiri. Bakat alami anak-anak Papua sangat luar biasa, tetapi tanpa kedisiplinan dan mental yang tangguh, bakat itu tidak akan maksimal. Jangan pernah menyerah pada keadaan.
Menatap hari race, Elly merasa yakin dapat menyelesaikan tantangan ini dengan baik melalui modal rangkaian proses yang telah dilewatinya selama ini.
Setelah menyelesaikan agenda di Makassar, fokus utamanya adalah terus menggerakkan komunitas Kidz Runners Timika guna menularkan kegemaran berolahraga dan membangun kebiasaan hidup sehat bagi anak-anak di Papua, khususnya di Timika, sejak usia dini.



















