Politik

DPRP PT Desak Freeport Berkomitmen Atasi Pendangkalan, Soroti Dampak Limbah

×

DPRP PT Desak Freeport Berkomitmen Atasi Pendangkalan, Soroti Dampak Limbah

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua IV DPRP Papua Tengah, Jhon Gobay (Foto: Yani/ Torangbisa.com). 

 Timika, Torangbisa.com – Wakil Ketua IV DPRP Papua Tengah, Jhon Gobay, menyoroti persoalan pendangkalan perairan yang diduga dipicu limbah perusahaan.

Ia mendesak pihak perusahaan, khususnya PT Freeport Indonesia, untuk menunjukkan komitmen nyata dalam membantu penanganan masalah tersebut.

Wakil Ketua IV DPRP Papua Tengah, Jhon Gobay, saat memberikan keterangan kepada awak media di Hotel Grand Tembaga, Rabu (06/05/2026).

Ia menyatakan bahwa persoalan pendangkalan perairan di wilayah Mimika menjadi perhatian serius, karena diduga berkaitan dengan limbah yang dihasilkan dari aktivitas perusahaan.

“Kita melihat pendangkalan ini diakibatkan oleh limbah, sehingga perlu ada penyelesaian bersama,” ujarnya

Ia mengungkapkan bahwa dalam pertemuan yang berlangsung, pihak perusahaan melalui perwakilannya telah hadir, namun belum menunjukkan komitmen yang jelas dalam menangani persoalan tersebut.

“Tadi VP-nya sudah datang, tetapi mereka belum berkomitmen. Kita minta mereka harus berkomitmen untuk ikut menyelesaikan masalah ini,” tegasnya.

Menurutnya, DPRP PT telah melakukan komunikasi langsung dengan sejumlah perwakilan perusahaan, termasuk pihak yang menangani bidang lingkungan (Enviromental). Dalam diskusi tersebut, DPRP PT mendorong agar perusahaan turut berkontribusi secara teknis.

“Kita sudah bicara dengan VP Enviro Mereka sebenarnya punya peralatan seperti batimetri dan kapal kru yang bisa digunakan untuk mengukur kedalaman laut,” jelasnya.

Jhon Gobay berharap perusahaan dapat memanfaatkan fasilitas tersebut untuk membantu menentukan kedalaman perairan dan membuka jalur pelayaran yang aman bagi aktivitas masyarakat.

“Kalau data kedalaman sudah ada, kita bisa buat alur masuk. Memang alur ini bisa berubah-ubah, tapi paling tidak ada upaya konkret,” katanya.

Ia juga menyinggung bahwa dengan dukungan teknologi dan peralatan yang dimiliki perusahaan, penanganan pendangkalan bisa dilakukan lebih cepat dan tepat.

“Kita berharap Freeport bisa berkontribusi nyata, karena mereka punya kemampuan dan peralatan untuk itu,” tambahnya.