Bupati Mimika, Johannes rettob di dampingi Wakil bupati Emanuel kemong Saat melakukan jumpa pers di lobi pusat pemerintahan Kabupaten mimika (Foto: Yani/ Torangbisa.com).
Timika, Torangbisa.com – Kabupaten Mimika kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional setelah meraih penghargaan atas komitmen dalam menjaga toleransi beragama.
Bupati Mimika menegaskan, capaian tersebut harus terus dipertahankan melalui kerja bersama seluruh elemen masyarakat.
Hal tersebut disampaikannya saat diwawancarai awak media di pusat pemerintahan Kabupaten Mimika, Senin (27/04/2026).
Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan hasil penilaian terhadap daerah-daerah di Indonesia yang dinilai memiliki kepedulian tinggi terhadap kehidupan beragama yang harmonis.
“Ini adalah penilaian dari Setara Institute kepada daerah yang mampu merawat toleransi beragama dengan baik. Puji Tuhan, tahun ini Mimika mendapat penghargaan tersebut,” ujarnya.
Ia menambahkan, penghargaan tersebut juga diberikan kepada dirinya bersama wakil kepala daerah sebagai bentuk pengakuan atas kepemimpinan dalam menjaga toleransi di tengah keberagaman masyarakat.
“Mereka memantau secara terus-menerus, dan tahun ini kita dinilai berhasil menjaga toleransi beragama dengan baik,” katanya.
Selain itu, Mimika juga dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan konferensi nasional yang akan digelar pada 16 Oktober mendatang, bertepatan dengan peringatan Hari Toleransi Sedunia.
“Kita diminta menjadi tuan rumah kegiatan nasional. Ini tentu menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab bagi kita semua,” ungkapnya.
Penghargaan tersebut sebelumnya diserahkan di Jakarta pada 21 April 2026 dan diterima oleh perwakilan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Mimika.
Bupati menegaskan bahwa capaian ini bukan hanya untuk dibanggakan, tetapi harus terus dijaga dan ditingkatkan.
“Kita sudah pernah mendapat penghargaan harmoni, sekarang toleransi beragama. Ini harus terus kita rawat bersama,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa toleransi beragama merupakan bagian penting dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman suku, agama, dan budaya di Kabupaten Mimika.














