Timika, Torangbisa.com – Kehadiran Menteri Koperasi Republik Indonesia di Kampung Atuka, Distrik Mimika Tengah, Kamis (09/04/2026), disambut penuh antusias oleh pemerintah dan masyarakat.
Peresmian Koperasi Merah Putih disebut sebagai tonggak sejarah baru dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat pesisir, kota, hingga pegunungan di Kabupaten Mimika.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mimika, Samuel Yogi, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas kunjungan Menteri Koperasi Republik Indonesia, Dr. Ferry Julianto Aka, dalam rangka meresmikan Koperasi Merah Putih di Kampung Atuka.
Menurutnya, kehadiran Menteri bukan hanya untuk meresmikan koperasi, tetapi juga menandai komitmen besar pemerintah dalam membangun infrastruktur pendukung, seperti gudang koperasi serta rumah pendamping yang telah disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Mimika.
“Kami mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas kehadiran Bapak Menteri beserta rombongan. Ini adalah kehormatan besar bagi kami dan menjadi momentum penting untuk memperkuat ekonomi masyarakat,” ujar Samuel Yogi.
Ia menjelaskan, Koperasi Merah Putih merupakan salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan memberdayakan ekonomi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.
Program ini diyakini mampu menjadi motor penggerak ekonomi rakyat melalui peningkatan kemandirian dan pemerataan kesejahteraan.
Saat ini, lanjutnya, perkembangan koperasi di Kabupaten Mimika menunjukkan angka yang signifikan. Tercatat sebanyak 152 Koperasi Merah Putih telah memenuhi seluruh persyaratan administrasi, serta 300 koperasi umum aktif, sehingga total mencapai 452 koperasi yang tersebar di wilayah pesisir, kota, dan pegunungan.
“Dengan jumlah tersebut, kami optimistis koperasi akan menjadi pionir dalam menciptakan lapangan kerja, mengurangi kesenjangan ekonomi, dan meningkatkan taraf hidup masyarakat,” tambahnya.
Peresmian ini juga memiliki dasar hukum yang kuat, antara lain Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian, Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025, serta kebijakan strategis pemerintah daerah Kabupaten Mimika dalam 100 hari kerja kepemimpinan Bupati Johannes Rettob dan Wakil Bupati Emmanuel Kemo.
Kegiatan peresmian yang berlangsung di Kampung Atuka ini dihadiri oleh berbagai unsur, mulai dari pengurus koperasi, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga jajaran pemerintah daerah dan provinsi.
Seluruh pembiayaan kegiatan bersumber dari APBD Kabupaten Mimika Tahun 2026 melalui Dinas Koperasi dan UMKM.
Samuel Yogi berharap, Koperasi Merah Putih di Atuka dapat menjadi percontohan bagi wilayah Indonesia Timur, khususnya Papua Tengah, dalam membangun ekonomi berbasis kerakyatan.
“Semoga koperasi ini menjadi akselerator kesejahteraan masyarakat dan mampu mewujudkan Mimika yang maju, kuat, dan sejahtera,” pungkasnya.

















