Timika, Torangbisa.com – Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak mendorong pemasangan kamera pengawas (CCTV) di seluruh kawasan pertokoan hingga lingkungan permukiman sebagai upaya memperkuat pencegahan dan pengungkapan tindak kriminal di Kota Timika.
Pernyataan tersebut disampaikan Kapolres pada Sabtu (25/7/2026). Menurutnya, keberadaan CCTV saat ini bukan lagi sekadar fasilitas tambahan, melainkan telah menjadi kebutuhan penting dalam menjaga keamanan masyarakat.
“Timika saat ini masih minim CCTV. Ini menjadi salah satu perencanaan saya, bahkan sudah saya bicarakan dengan Bapak Kapolda. Nantinya saya akan meminta dukungan semua pemilik toko agar memasang CCTV, karena itu juga akan sangat membantu melindungi usaha mereka sendiri,” ujar AKBP Alredo.
Ia menilai rekaman CCTV sangat berperan dalam mempercepat proses penyelidikan ketika terjadi tindak pidana, seperti pencurian maupun perampokan.
“Kalau toko dirampok sementara tidak ada CCTV, akan sulit bagi kami menelusuri pelakunya. Karena itu saya mengajak seluruh pelaku usaha, bahkan masyarakat yang tinggal di perumahan, untuk memasang CCTV. Sekarang CCTV sudah bukan barang mewah, tetapi kebutuhan yang sangat penting,” katanya.
Kapolres berharap pemasangan CCTV dapat dilakukan secara luas di setiap pertokoan maupun kawasan permukiman sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman.
Ia mencontohkan keberhasilan Polres Mimika mengungkap kasus kriminal beberapa waktu lalu yang didukung oleh rekaman CCTV.
“Kasus lima pelaku yang kami tangkap dalam waktu kurang dari dua jam itu salah satunya karena bantuan CCTV. Rekaman tersebut memperlihatkan dengan jelas pergerakan para pelaku dan membantu kami menemukan saksi-saksi yang kemudian dimintai keterangan. Itu yang membuat pengungkapan kasus bisa berlangsung cepat,” jelasnya.
Kapolres berharap sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam memperluas pemasangan CCTV dapat memperkuat sistem keamanan di Timika serta mempercepat pengungkapan setiap tindak kriminal yang terjadi.
















