Scroll untuk baca artikel
Berita LokalPemberdayaanSosial

TPS Lanal Jadi Percontohan, Kepala Distrik Mimika Baru Dorong Budaya Pilah Sampah dari Lingkungan Warga

×

TPS Lanal Jadi Percontohan, Kepala Distrik Mimika Baru Dorong Budaya Pilah Sampah dari Lingkungan Warga

Sebarkan artikel ini
Kepala Distrik Mimika Baru, Merlyn Temorubun, S.STP, meninjau pembangunan TPS sederhana di kawasan Lanal, Kelurahan Kebun Sirih, (Foto: Nando/ Torangbisa).

Timika, Torangbisa.com – Kepala Distrik Mimika Baru, Merlyn Temorubun, S.STP, melakukan peninjauan sekaligus memberikan dukungan terhadap pembangunan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) sederhana di kawasan Lanal, Kelurahan Kebun Sirih, Timika.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Distrik Mimika Baru dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih tertib dan sesuai dengan kondisi masyarakat di lapangan. Salah satu fokus utama yang mulai diterapkan adalah pemisahan sampah organik dan anorganik sejak dari TPS.

Menurut Merlyn Temorubun, selama ini banyak lokasi pembuangan sampah kembali terlihat kotor karena sampah organik dan anorganik tercampur dalam satu tempat. Kondisi itu membuat sebagian masyarakat yang mencari sisa makanan ternak atau barang yang masih dapat dimanfaatkan harus membongkar tumpukan sampah, sehingga sampah kembali berserakan.

“Karena itu, pada TPS ini kami mulai menerapkan pemisahan sederhana antara sampah organik dan anorganik. Tujuannya bukan hanya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga mempermudah proses pengelolaan sampah dan mengurangi sampah yang tercecer kembali ke jalan maupun saluran drainase,” ujar Merlyn.

Ia menegaskan bahwa persoalan sampah tidak dapat diselesaikan hanya dengan mengandalkan pengangkutan sampah setiap hari. Dibutuhkan perubahan pola pikir, kebiasaan masyarakat, serta sistem pengelolaan yang lebih baik dan berkelanjutan.

TPS Lanal diharapkan menjadi lokasi percontohan yang nantinya akan dievaluasi. Jika terbukti efektif, konsep serupa akan diterapkan di titik-titik lain yang menghadapi persoalan sampah yang sama.

“Distrik Mimika Baru ingin bergerak dari pola lama yang hanya berfokus pada membuang sampah menuju pola baru yang lebih tertib, lebih terpilah, dan lebih bertanggung jawab,” katanya.

Merlyn juga mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menjaga fasilitas yang telah dibangun. Menurutnya, keberhasilan program kebersihan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga pada partisipasi aktif masyarakat.

“Sebagus apa pun program pemerintah, keberhasilannya tetap ditentukan oleh partisipasi masyarakat. Jika pemerintah dan masyarakat dapat bergerak bersama, maka persoalan sampah yang selama ini menjadi keluhan bersama dapat kita selesaikan secara bertahap,” tutupnya.

Melalui pembangunan TPS sederhana tersebut, Distrik Mimika Baru tidak hanya membangun fasilitas pembuangan sampah, tetapi juga berupaya menanamkan budaya pengelolaan sampah yang lebih tertib demi mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.