Scroll untuk baca artikel
Sosial

Lemasko Apresiasi Polisi Tangkap Cepat Pelaku Penikaman di Pomako, Dorong Langkah Bersama Cegah Kejahatan Berulang

×

Lemasko Apresiasi Polisi Tangkap Cepat Pelaku Penikaman di Pomako, Dorong Langkah Bersama Cegah Kejahatan Berulang

Sebarkan artikel ini

Timika, Torangbisa.com – Wakil Ketua I Lemasko Bidang Hubungan Pemerintah dan Masyarakat, Marianus Maknaipeku, menyampaikan apresiasi kepada aparat kepolisian yang bertugas di wilayah Mimika Timur atas respons cepat dalam menangani kasus penikaman yang terjadi baru-baru ini.

Menurut Marianus, tindakan cepat aparat yang berhasil mengamankan pelaku tidak lama setelah kejadian menunjukkan keseriusan aparat penegak hukum dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Ads
Iklan ini dibuat oleh admin torangbisa

“Kami dari Lemasko menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada aparat kepolisian yang bertugas di Pomako. Setelah kejadian berlangsung, pelaku dapat segera ditangkap dan saat ini sudah diamankan untuk menjalani proses hukum,” ujar Marianus.

Ia mengatakan peristiwa tersebut menjadi perhatian serius bagi Lemasko karena korban merupakan seorang pemuda Kamoro asal Kampung Cendrawasih yang bekerja sebagai Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di kawasan pelabuhan Pomako.

Marianus juga mengecam tindakan kekerasan yang diduga dipicu oleh pengaruh minuman keras hingga berujung pada aksi penikaman yang mengancam keselamatan masyarakat.

“Kami mengecam keras segala bentuk tindakan kriminal dan kekerasan. Tidak boleh ada ruang bagi perilaku yang mengancam keselamatan orang lain, apalagi sampai menimbulkan korban jiwa atau luka-luka,” tegasnya.

Lebih lanjut, Marianus mengungkapkan bahwa kasus serupa bukan kali pertama terjadi di wilayah Pomako. Karena itu, menurutnya, diperlukan langkah-langkah konkret dan kerja sama berbagai pihak untuk mencari solusi yang berkelanjutan.

“Peristiwa seperti ini bukan baru pertama kali terjadi. Sudah beberapa kali masyarakat kami menjadi korban tindak kejahatan. Karena itu, persoalan ini harus menjadi perhatian bersama agar tidak terus berulang,” katanya.

Sebagai tindak lanjut, Lemasko berencana berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Mimika untuk membahas berbagai langkah strategis dalam meningkatkan perlindungan dan keamanan masyarakat, khususnya di kawasan Pomako dan sekitarnya.

Selain itu, Lemasko juga akan membuka komunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Asmat guna mencari solusi bersama yang dapat menciptakan kehidupan masyarakat yang aman, damai, dan harmonis.

“Kami akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak terkait untuk mencari jalan keluar yang baik. Tujuan kami bukan memperbesar persoalan, tetapi mencari solusi agar kejadian serupa tidak kembali terulang di kemudian hari,” ujarnya.

Marianus menegaskan bahwa masyarakat adat sebagai tuan rumah selalu membuka ruang bagi siapa saja untuk tinggal, bekerja, dan mencari kehidupan yang lebih baik di Mimika.

Karena itu, ia berharap seluruh pihak dapat menjaga keamanan, menghormati aturan, dan hidup berdampingan secara damai.

“Kita semua hidup bersama di Mimika. Karena itu, keamanan dan ketertiban adalah tanggung jawab bersama. Jangan sampai tindakan kriminal merusak hubungan baik yang selama ini sudah terbangun,” katanya.

Ia menambahkan, Lemasko tidak akan tinggal diam terhadap berbagai persoalan yang mengancam keselamatan masyarakat adat dan akan terus mengawal upaya-upaya penyelesaian melalui jalur dialog, koordinasi, serta kerja sama dengan pemerintah dan aparat keamanan.

“Kami ingin ada solusi yang nyata sehingga masyarakat merasa aman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Keamanan adalah kebutuhan bersama yang harus terus dijaga,” pungkas Marianus.

Sosial

Timika, Torangbisa.com – Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) terus berupaya melakukan pembinaan terhadap organisasi kemasyarakatan (ormas), paguyuban, serta lembaga adat agar dapat menjalankan perannya secara efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.