Scroll untuk baca artikel
Info TNIKabar Utama

TNI Berhasil Evakuasi Pilot PT AMA Air Korban Penembakan di Yahukimo, Tujuh Penumpang Selamat

×

TNI Berhasil Evakuasi Pilot PT AMA Air Korban Penembakan di Yahukimo, Tujuh Penumpang Selamat

Sebarkan artikel ini
Personel Koops TNI Habema melaksanakan proses evakuasi jenazah pilot PT AMA Air, Captain Nicholas F. Goselin, korban penyerangan di Lapangan Terbang Balinggama, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Jumat (3/7/2026). Operasi evakuasi dilakukan melalui Operasi Khusus Perebutan Cepat dan SAR Taktis untuk memastikan keamanan lokasi serta penyelamatan korban dan penumpang pesawat. (Foto: Puspen TNI/Koops Habema/torangbisa.com)

YAHUKIMO, (torangbisa.com)  – Tujuh penumpang pesawat perintis milik PT AMA Air dengan nomor registrasi PK-RCY berhasil diselamatkan dalam kondisi selamat setelah insiden penyerangan yang terjadi di Lapangan Terbang Balinggama, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Sementara itu, jenazah pilot berkewarganegaraan Amerika Serikat, Captain Nicholas F. Goselin, yang menjadi korban penembakan, berhasil dievakuasi oleh TNI.

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang turut membantu proses penyelamatan penumpang dan evakuasi jenazah korban.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada ketua adat, tokoh masyarakat, pemuka agama, dan masyarakat sekitar yang terlibat dalam proses evakuasi jenazah Captain Nicholas serta bersedia mengamankan tujuh penumpang pesawat,” ujar Letjen TNI Lucky Avianto dalam keterangannya, Jumat (3/7/2026).

Adapun tujuh penumpang yang berhasil diselamatkan masing-masing adalah Eston Sibolim, Kwenang Sobolim, Tonu Balingga, Elina Sobolim, Ona Sobolim, Lisenia Balingga, dan Faince Amohoso.

Sementara itu, jenazah Captain Nicholas F. Goselin telah dievakuasi menuju Rumah Sakit TNI AD di Timika untuk menjalani proses pemulasaran sebelum diserahkan kepada pihak keluarga dan manajemen PT AMA Air.

Menurut Letjen TNI Lucky Avianto, pesawat PT AMA Air tersebut diserang sesaat setelah mendarat di Lapangan Terbang Balinggama. Serangan diduga dilakukan oleh kelompok TPNPB-OPM Kodap Yahukimo yang dipimpin Elkius Kobak.

“Kami turut berbela sungkawa atas meninggalnya Captain Nicholas F. Goselin dalam serangan mendadak yang keji dan mematikan oleh TPNPB-OPM,” katanya.

Ia menegaskan, aksi penyerangan terhadap penerbangan sipil merupakan tindakan yang tidak dapat dibenarkan dan bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan.

Insiden tersebut terjadi saat pesawat PK-RCY yang berangkat dari Bandar Udara Wamena mendarat di Lapangan Terbang Balinggama pada Rabu pagi. Tidak lama setelah mendarat, pesawat dilaporkan diserang dan kemudian dibakar oleh kelompok bersenjata.

Proses evakuasi jenazah baru dapat dilaksanakan pada Jumat (3/7/2026) sekitar pukul 08.00 WIT setelah situasi keamanan di lokasi dinyatakan cukup kondusif.

Untuk mendukung operasi penyelamatan, Koops TNI Habema menggelar Operasi Khusus Perebutan Cepat guna menguasai dan mengamankan lapangan terbang sebagai jalur utama masuknya bantuan dan proses evakuasi.

Wakil Panglima Koops TNI Habema, Brigjen TNI Riyanto, menjelaskan bahwa operasi tersebut melibatkan 10 personel dengan dukungan dua unit helikopter Caracal.

“Operasi dilaksanakan secara cepat, terukur, dan terkoordinasi mengingat medan pegunungan yang memiliki tingkat kesulitan tinggi,” ujarnya.

Keberhasilan operasi khusus tersebut memungkinkan proses evakuasi jenazah korban berlangsung aman serta memastikan seluruh penumpang pesawat dapat diselamatkan.

Peristiwa ini kembali menyoroti tingginya risiko operasional penerbangan perintis di wilayah pedalaman Papua yang masih menghadapi tantangan keamanan dan geografis yang kompleks.