Mimika

Resmi Dilantik, 18 Ketua TP PKK Distrik se-Mimika Siap Gerakkan Kesejahteraan Keluarga

×

Resmi Dilantik, 18 Ketua TP PKK Distrik se-Mimika Siap Gerakkan Kesejahteraan Keluarga

Sebarkan artikel ini
Prosesi Pelantikan 18 Ketua TP PKK Distrik se-Kabupaten Mimika Berlangsung Khidmat (Foto: yani/ Torangbisa.com).

Timika, Torangbisa.com – Sebanyak 18 Ketua Tim Penggerak (TP) PKK tingkat distrik se-Kabupaten Mimika resmi dilantik oleh Ketua TP PKK Mimika, Susy Herawati Rettob, Senin (20/04/2026).

Pelantikan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran perempuan dan keluarga sebagai ujung tombak pembangunan hingga ke tingkat kampung.

Pelantikan yang berlangsung di Kabupaten Mimika tersebut dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK Mimika, Susy Herawati Rettob, didampingi Wakil Ketua TP PKK, Periana Kula Kemong.

Kegiatan ini berdasarkan Surat Keputusan Nomor 01/PKK/IV/2026 tentang Penetapan Pengurus Tim Penggerak PKK Distrik Tahun 2026.

Dalam sambutannya, Bupati Mimika, Johannes Rettob, menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak terlepas dari peran perempuan yang tangguh melalui organisasi PKK.

“Yang sukses itu karena perempuan yang tangguh. PKK memiliki peran strategis karena mampu menjangkau hingga tingkat keluarga,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan TP PKK dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di bidang pendidikan, ekonomi, sosial, dan kesehatan keluarga.

Sementara itu, Ketua TP PKK Mimika, Susy Herawati Rettob, menyampaikan bahwa pelantikan ini merupakan kelanjutan dari pelantikan kepala distrik yang telah dilakukan sebelumnya pada Maret 2026.

“Selamat kepada para ketua TP PKK distrik yang baru dilantik. Kami berharap dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan keluarga di wilayah masing-masing,” ujarnya.

Ia juga menyoroti sejumlah isu strategis yang menjadi perhatian PKK di Mimika, seperti kekerasan terhadap perempuan dan anak, pernikahan usia dini, serta anak putus sekolah.

Selain itu, TP PKK Mimika juga akan fokus pada program pendidikan, termasuk dukungan terhadap kebijakan wajib belajar 13 tahun, serta pemberdayaan ekonomi keluarga melalui pemanfaatan lahan pekarangan, seperti penanaman cabai dan sayur-sayuran.

“Ini menjadi tanggung jawab bersama. PKK harus hadir memberikan edukasi dan solusi melalui program-program yang menyentuh langsung masyarakat,” tegasnya.