Timika, Torangbisa.com – Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, menyoroti masih rendahnya realisasi anggaran Pemerintah Kabupaten Mimika hingga pertengahan Juli 2026.
Ia meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bergerak lebih cepat dalam mempercepat penyerapan anggaran dan pelaksanaan program pembangunan.
Hal itu disampaikan Emanuel Kemong saat memimpin apel pagi di Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Senin (27/7/2026).
Berdasarkan laporan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD), realisasi keuangan Pemerintah Kabupaten Mimika hingga 20 Juli 2026 baru mencapai 27,31 persen.
“Realisasi keuangan kita sampai 20 Juli baru mencapai 27,31 persen. Angka ini masih sangat rendah,” ujar Emanuel.
Ia menjelaskan, selama dua pekan terakhir pemerintah daerah sengaja tidak menggelar rapat evaluasi rutin agar seluruh kepala OPD dapat lebih fokus menyelesaikan pekerjaan dan meningkatkan realisasi anggaran. Namun, hasil yang dicapai dinilai belum sesuai harapan.
“Selama dua minggu ini kita tidak melakukan evaluasi supaya teman-teman OPD fokus bekerja. Tetapi kenaikannya baru sekitar dua persen lebih,” katanya.
Selain realisasi keuangan, Emanuel juga mengungkapkan realisasi fisik pembangunan baru berada di kisaran 35 persen, sementara realisasi belanja modal masih sangat rendah, yakni sekitar tiga persen.
Kondisi serupa juga terjadi pada realisasi anggaran Otonomi Khusus (Otsus) yang dinilai belum menunjukkan perkembangan signifikan.
Menurutnya, lambatnya penyerapan anggaran harus segera dievaluasi oleh masing-masing perangkat daerah agar tidak menghambat pelaksanaan program pemerintah.
“Saya belum mengetahui secara pasti apa yang menjadi penyebab lambatnya penyerapan anggaran. Karena itu saya minta seluruh pimpinan OPD segera melakukan evaluasi dan mengambil langkah percepatan,” tegasnya.
Emanuel menambahkan, rendahnya realisasi anggaran telah menjadi perhatian masyarakat dan dipastikan akan menjadi salah satu pembahasan dalam rapat evaluasi pemerintah daerah.
“Kita mendapat sorotan dari masyarakat. Karena itu saya berharap seluruh OPD benar-benar memberi perhatian serius dan mempercepat penyerapan anggaran agar target pembangunan bisa tercapai,” pungkasnya.
















