Timika, Torangbisa.com – Suasana haru dan penuh kebanggaan mewarnai acara perpisahan 328 peserta didik kelas XII Tahun Pelajaran 2025/2026 SMK Negeri 1 Teknologi dan Rekayasa Mimika yang digelar di Gedung Eme Neme Yauware, Kamis (16/4/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Staf Ahli Bupati Mimika Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Fransiskus Bokeyau, S.Pd, yang dalam sambutannya mengajak seluruh hadirin untuk senantiasa bersyukur atas berkat Tuhan Yang Maha Esa sehingga acara dapat berlangsung dengan baik dan penuh sukacita.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Mimika, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para guru dan tenaga kependidikan yang telah dengan penuh dedikasi mendidik serta membimbing para siswa hingga mencapai kelulusan,” ujar Bokeyau.
Ia menegaskan bahwa momen perpisahan bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan baru bagi para lulusan. Selama menempuh pendidikan, para siswa telah dibekali ilmu pengetahuan, keterampilan, serta nilai-nilai karakter yang menjadi fondasi penting dalam menghadapi masa depan.
Menurutnya, sebagai lulusan sekolah kejuruan, para siswa memiliki keunggulan tersendiri karena siap terjun ke dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Di tengah perkembangan pesat teknologi dan rekayasa, para lulusan diharapkan mampu menjadi generasi yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing tinggi.
“Keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan, tetapi juga kerja keras, disiplin, kejujuran, dan sikap pantang menyerah. Jadilah generasi yang cerdas dan berintegritas,” pesannya.
Ia juga mengingatkan para lulusan untuk selalu menjaga nama baik almamater, keluarga, serta menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Mimika sebagai daerah yang terus berkembang.
Tak lupa, Bokeyau menyampaikan terima kasih kepada orang tua dan wali murid atas dukungan dan kepercayaan yang telah diberikan kepada pihak sekolah dalam mendidik anak-anak mereka.
Pemerintah Kabupaten Mimika, lanjutnya, berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan sebagai kunci utama pembangunan sumber daya manusia yang unggul.
Acara perpisahan ini menjadi penanda berakhirnya masa pendidikan di bangku sekolah sekaligus awal langkah baru bagi 328 lulusan untuk menggapai cita-cita dan berkontribusi bagi daerah, bangsa, dan negara.









