Timika, Torangbisa.com – Puncak Perayaan Hari Patimura ke-209 di Kabupaten Mimika pada hari Jumat besok, panitia penyelenggara telah merancang acara tersebut semeriah mungkin dengan nengusung konsep entertainment yang akan diisi sejumlah kegiatan mulai dari Fun Run, Pawai Obor Ina Latu hingga Kaladeskop yang akan dipusatkan di pelataran Eme Neme Yauware, Jumat (15/5/2026).
Ketua Panitia Hari Patimura ke-209, Franky Heumasse mengatakan, sejauh ini kesiapan panitia telah mencapai 90 persen dan kini hanya menyisakan penyempurnaan rundown acara.
“Kita harapkan besok kegiatan bisa berlangsung baik dan mencapai puncak acara pukul 15.00 dengan kehadiran pemerintah daerah dan para sponsor,” katanya.
Rangkaian kegiatan akan dimulai sejak pagi hari dengan fun run pada pukul 06.30 WIT. Setelah itu, peserta akan disuguhkan hiburan dari DJ, penampilan grup tari Freedom Squad, hingga pengenalan bintang tamu seperti Wili Sopacua dan Caca Ode Gaya yang akan membawakan dua lagu di sesi pertama.
Tak hanya itu, sebanyak 13 pilar yang mewakili seluruh elemen masyarakat Maluku di Kabupaten Mimika juga dijadwalkan tampil untuk memeriahkan Hari Patimura di Mimika.
“Kami berharap semua pilar bisa tampil. Undangan sudah kami kirim sejak bulan Maret, namun ada beberapa pilar yang memilih tidak terlibat karena fokus konsolidasi internal,” jelas Franky.
Suasana hiburan akan semakin meriah dengan penampilan “Pengamen Elit” yang terdiri dari enam hingga tujuh musisi lokal yang tampil bersama-sama. Selain itu, ada pula penampilan dari Dev Heumasse dan Nick Tauran Jambormias.
Pemenang lomba “Mimika Rumah Kita” juga akan tampil membawakan lagu di hadapan Bupati dan Wakil Bupati Mimika saat acara puncak berlangsung.
Menjelang acara utama, panitia juga tetap mempertahankan tradisi tahunan berupa halal bihalal yang dipandu Ikatan Keluarga Maluku melalui Ina Ama SBB. Dalam kegiatan tersebut akan diisi pembacaan Kalam Ilahi, kultum, qasidah, hingga pesan-pesan toleransi antarumat beragama.
Sementara itu, puncak perayaan akan dimulai pukul 15.00 WIT yang diawali dengan pawai obor dari Mata Rumah Parenta. Pawai tersebut melibatkan Ina Latu atau turunan raja-raja perempuan yang tahun ini mengangkat tema emansipasi perempuan.
Rute pawai obor dimulai dari Sekretariat Kerukunan Keluarga Besar Ina Ama SBB di Jalan Sam Ratulangi, kemudian melintasi Jalan Yos Sudarso, Jalan Belibis hingga berakhir di Eme Neme Yauware.
Kedatangan Bupati, Forkopimda, para Ina Latu, pengurus Ikatan Keluarga Besar Maluku Mimika dan para tamu undangan nantinya akan disambut dengan tarian cakalele, doa tiga agama, hingga mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan.
Salah satu agenda yang paling dinantikan adalah pemutaran kaleidoskop perjalanan masyarakat Maluku di Mimika. Dalam tayangan tersebut akan ditampilkan pesan moral dari tokoh-tokoh Maluku yang dinilai menjadi inspirasi bagi generasi muda.
“Mereka akan menceritakan bagaimana orang-orang tua dari Maluku datang mengabdi di Papua, melayani di berbagai bidang dan hidup berdampingan bersama masyarakat Papua, khususnya suku Amungme dan Kamoro,” ungkap Franky.
Puncak kaleidoskop itu nantinya akan menghadirkan pesan khusus dari Bupati Mimika yang disebut sebagai Upulatu atau raja besar bagi seluruh paguyuban Maluku di Mimika.
















