Scroll untuk baca artikel
Peristiwa

Pemuda Katolik Mimika Desak Polisi Usut Tuntas Pengrusakan Lahan Gereja Keuskupan Timika

×

Pemuda Katolik Mimika Desak Polisi Usut Tuntas Pengrusakan Lahan Gereja Keuskupan Timika

Sebarkan artikel ini
Ketua Pemuda Katolik Komcab Mimika, Noris Letsoin (Foto: Istimewa)

Timika, Torangbisa.com – Komisariat Cabang Pemuda Katolik Kabupaten Mimika mengecam keras aksi pengrusakan pagar lahan milik Keuskupan Timika yang direncanakan menjadi lokasi pembangunan gereja baru.

Tindakan penyerobotan dan perusakan yang diduga dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab itu dinilai dapat mengganggu stabilitas keamanan serta mencederai semangat toleransi antarumat beragama di Kabupaten Mimika.

Ketua Pemuda Katolik Komcab Mimika, Noris Letsoin, meminta aparat penegak hukum, mulai dari Kapolres Mimika hingga Kapolda Papua Tengah, segera mengambil langkah hukum secara cepat, tegas, dan transparan guna mengusut tuntas kasus tersebut.

Dalam pernyataan sikapnya, Pemuda Katolik Mimika menyampaikan kecaman keras terhadap aksi pengrusakan fasilitas pagar di atas lahan sah milik Keuskupan Timika.

Mereka juga mendesak pihak kepolisian agar segera menangkap aktor intelektual di balik dugaan penyerobotan lahan tersebut.

Selain itu, organisasi kepemudaan Katolik itu mengingatkan bahwa pembiaran terhadap kasus seperti ini dapat menjadi preseden buruk yang berpotensi memicu konflik horizontal di tengah masyarakat Mimika yang majemuk.

Meski demikian, Pemuda Katolik Mimika mengapresiasi sikap pihak Keuskupan dan umat Katolik yang memilih menahan diri serta mengedepankan jalur damai dan hukum sehingga benturan fisik dapat dihindari.

“Kami sangat menyayangkan insiden ini bisa terjadi pada institusi gereja dan keuskupan. Untung saja penyerobotan ini terjadi pada lahan milik Keuskupan yang mengedepankan jalur damai dan hukum. Mari kita bayangkan jika tindakan semena-mena ini dilakukan terhadap lahan milik masyarakat adat atau personal, pasti sudah memicu konflik horizontal yang besar di Mimika,” tegas Noris Letsoin.

Ia menambahkan, aparat kepolisian harus menjadikan kasus ini sebagai alarm serius agar situasi keamanan tetap kondusif.

“Oleh karena itu, Bapak Kapolres dan Bapak Kapolda harus melihat ini sebagai alarm keras dan segera bertindak lebih responsif sebelum situasi menjadi tidak terkendali,” ujarnya.

Pemuda Katolik Mimika menegaskan akan terus mengawal proses hukum kasus tersebut bersama pihak Keuskupan Timika hingga hak atas lahan pembangunan rumah ibadah itu dikembalikan sepenuhnya dan para pelaku diproses sesuai hukum yang berlaku.

Peristiwa

Timika, Torangbisa.com – Panglima Komando Operasi (Pangkoops) TNI Habema, Mayjen TNI Yudha Airlangga, memimpin langsung kesiapan pelaksanaan evakuasi terhadap korban meninggal dunia akibat aksi kekerasan yang dilakukan oleh Kelompok separatis bersenjata Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap XVI Yahukimo, di wilayah Korowai, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Jumat (22/5/2026).