Mimika

Pelni Soroti Kondisi Pelabuhan Pomako, Minta Pemda Mimika dan PT BLA Tingkatkan Fasilitas Penumpang

×

Pelni Soroti Kondisi Pelabuhan Pomako, Minta Pemda Mimika dan PT BLA Tingkatkan Fasilitas Penumpang

Sebarkan artikel ini
Kepala kantor cabang Pelni kabupaten Mimika, Sigit sujatmoko (Foto: Yani/ Torangbisa.com)

Timika, Torangbisa.com – Kepala Cabang Pelni Kabupaten Mimika, Sigit Sujatmoko, meminta perhatian pemerintah daerah terhadap kondisi Pelabuhan Pomako yang dinilai masih minim fasilitas, khususnya bagi penumpang.

Ia menjelaskan bahwa sinergi antara Pemerintah Kabupaten Mimika dan pihak terkait sangat penting dalam meningkatkan pelayanan di Pelabuhan Pomako yang menjadi pintu utama distribusi barang dan mobilitas masyarakat.

Ads
Iklan ini dibuat oleh admin torangbisa

Menurutnya, Pelni sebagai operator sangat berharap adanya perhatian lebih dari pemerintah daerah, terutama dalam pengembangan fasilitas pelabuhan yang saat ini dinilai belum memadai.

“Pelabuhan Pomako ini sangat vital, karena sekitar 80 persen distribusi kebutuhan masyarakat Mimika, baik primer maupun sekunder, masuk melalui pelabuhan ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, meski dermaga pelabuhan berada di bawah kewenangan Kementerian Perhubungan melalui KUPP, namun lahan di kawasan tersebut diketahui dimiliki oleh PT BLA.

Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi antara Pemda Mimika dan PT BLA untuk mendukung peningkatan pelayanan.

“Kami berharap Pemda bisa bersinergi dengan PT BLA, agar pelayanan kepada masyarakat bisa lebih baik,” katanya.

Selain distribusi barang, Sigit juga menyoroti minimnya fasilitas bagi penumpang di pelabuhan, termasuk fasilitas dasar seperti toilet yang dinilai sangat terbatas.

Ia berharap melalui momentum Musrenbang, perhatian terhadap pengembangan Pelabuhan Pomako dapat menjadi salah satu prioritas, mengingat perannya yang sangat strategis bagi kehidupan ekonomi dan mobilitas masyarakat Mimika.

“Jangan hanya barang yang diperhatikan, penumpang juga perlu fasilitas yang layak. Bahkan untuk kebutuhan dasar seperti toilet saja masih sangat sulit,” ungkapnya.