Timika, Torangbisa.com – Kelompok tani Mandiri Menuju Makmur menggelar panen padi kedua diatas lahan seluas 2 hektare yang berlangsung di Jalan Nusantara, Kampung Nawaripi, Distrik Wanita, Kamis (16/10/2025). Dalam panen tersebut diikuti oleh Danlanud Yohanis Kapiyau beserta jajarannya.
Danlanud Yohanis Kapiyau, Kolonel (Pnb) Asri Efendi Rangkuti mengatakan, kegiatan panen padi di Kampung Nawaripi merupakan sesuatu yang luar biasa. Sebab menurutnya, hampir semua lahan yang berada disini ditanami sayur mayur.
“Karena baru pertama kali, kalau kita lihat juga disekitar sini banyak sayur mayur,” kata Rangkuti.
Ini menandakan bahwa lahan pertanian di Kampung Nawaripi bukan hanya bisa menanam sayur melain padi, walaupun mungkin saja pada proses penanaman terdapat kendala yang dihadapi.
Namun, hasilnya terbilang baik, dan prospeknya sangat menjanjikan kedepan apabila mendapat dukungan dari pemerintah.
“Nah, ini dicoba dengan padi dan cukup berhasil, panen pertama juga saya lihat bagus dengan semua keterbatasan yang ada, dan sekarang (panen kedua) juga saya lihat hasilnya bagus,” ungkapnya.
Ia berharap, kedepan kelompok tani disini bisa mengembangkan potensi lahan yang ada serta meminta dukungan dari Dinas Pertanian Kabupaten Mimika untuk bibit dan pupuk l, serta peralatan lainnya.
Ia juga berpesan kepada para petani agar tetap semangat dan tidak mudah putus asa walaupun dengan berbagai keterbatasan.
“Karena ini semua untuk masyarakat disini juga, kalau sekarang hasilnya bisa untuk dimakan, mudah-mudahan bisa dijual dan bisa menghasilkan dan menambah penanamannya lagi,” ungkapnya.
Sementara itu, Martina Lis dari Kelompok Tani Mandiri Menuju Makmur mengatakan, proses penanaman sudah dilakukan sejak bulan Juli dan saat ini sudah memasuki proses panen.
“Kami tanam padi 3 bulan yang lalu (bulan Juli) diatas lahan seluas 2 hektare dan sekarang sudah panen ini,” ungkapnya.
Ia juga menjelaskan, sebelumnya hasil panen pertama dibagi kepada para petani dan juga sisanya dibelikan bahan bangunan untuk keperluan tempat penyimpanan pagi.
“Ini kali kedua kami panen, panen pertama di sebelah jalan, hasilnya itu kita bagi kepada anggota, kemudian sisanya kami jual untuk beli seng l, semen dan bat,” ungkapnya.
*****















