Timika, Torangbisa.com – Kediaman almarhum Eduard Edison, mantan Kabag Ren Deyai, di kawasan Irigasi, Jalan Katulistiwa, Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah dibobol maling.
Kediaman tersebut diduga dibobol pencuri pada Minggu (13/9/2026) siang, saat keluarga sedang meninggalkan rumah untuk menghadiri arisan.
Anak pertama almarhum Eduard Edison, Ita Eduard, mengatakan dirinya bersama dua adiknya, Gabriel dan Gloria, serta anaknya, Fabio, meninggalkan rumah sekitar pukul 12.00 WIT.
Sementara suaminya, baru meninggalkan rumah sekitar pukul 13.00 WIT. Sebelum pergi, Virgilio sempat meletakkan kunci rumah di rak sepatu.
Sekitar pukul 15.00 WIT, Ita bersama keluarganya kembali setelah menghadiri arisan. Mereka sempat membeli sejumlah kebutuhan dan makanan ringan sebelum pulang.
Kecurigaan mulai muncul ketika Ita melihat sebuah bor yang sebelumnya berada di dalam rumah justru ditemukan di luar, tepatnya di sekitar tempat mencuci piring.
Awalnya, Ita tidak langsung berpikir telah terjadi pencurian. Ia menduga ada anggota keluarga yang sempat masuk ke rumah.
Namun, setelah menghubungi suaminya dan mengecek kondisi rumah, sejumlah kejanggalan mulai terlihat.
Televisi yang sebelumnya berada di tempatnya telah dipindahkan ke bagian bawah. Salah satu pintu kamar yang sebelumnya terkunci ditemukan terbuka dan mengalami kerusakan.
Tidak hanya itu, sejumlah kamar terlihat berantakan. Jendela bagian belakang rumah juga ditemukan terbuka dan diduga mengalami kerusakan.
Dari kondisi tersebut, keluarga menduga pelaku kemungkinan masuk melalui bagian belakang rumah. Meski demikian, kepastian mengenai jalur masuk pelaku masih menunggu pemeriksaan dan penyelidikan kepolisian.
Kecurigaan keluarga semakin kuat setelah Gabriel mengaku sempat melihat bayangan seseorang ketika hendak keluar dari rumah.
Keluarga bersama warga sekitar kemudian memeriksa bagian belakang rumah hingga area rerumputan di sekitar lokasi. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kemungkinan masih adanya orang yang bersembunyi di sekitar rumah.
Setelah seluruh bagian rumah diperiksa, keluarga memastikan sejumlah barang telah raib. Di antaranya sebuah kamera Canon dan tas sekolah.
Keluarga memperkirakan aksi pembobolan berlangsung sekitar pukul 14.00 WIT. Namun, belum diketahui secara pasti kapan pelaku masuk maupun berapa orang yang terlibat.
Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian. Sebelum melapor, keluarga dan warga sempat menyisir beberapa titik di sekitar rumah guna mencari kemungkinan jejak pelaku.
Rumah almarhum Eduard Edison berada di kawasan Irigasi, Jalan Katulistiwa, yang lokasinya tidak jauh dari kawasan pabrik telur dan permukiman warga.
Keluarga berharap polisi segera melakukan olah tempat kejadian perkara dan menelusuri seluruh kemungkinan akses masuk pelaku. Mereka juga berharap kamera dan barang-barang lain yang hilang dapat ditemukan serta pelaku segera teridentifikasi.
















