Timika, Torangbisa.com – Bupati Mimika, Johannes Rettob, menyempatkan diri menghadiri Rapat Koordinasi Panitia Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-I Tingkat Provinsi Papua Tengah Tahun 2026 yang berlangsung di Hotel Grand Tembaga, Sabtu (11/7/2026), guna memastikan seluruh persiapan pelaksanaan kegiatan berjalan dengan baik.
Kehadiran Bupati dilakukan sebelum bertolak meninggalkan Timika untuk beberapa waktu. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh panitia karena tidak dapat mengikuti rangkaian kegiatan MTQ hingga selesai.
“Saya minta maaf karena tidak bisa hadir mendampingi sampai pelaksanaan nanti. Namun saya percaya seluruh panitia sudah bekerja maksimal dan kegiatan ini akan berjalan dengan baik,” ujar Johannes.
Ia menegaskan bahwa Kabupaten Mimika sebagai tuan rumah harus mampu menyelenggarakan MTQ dengan sukses, baik dari sisi pelaksanaan maupun prestasi peserta.
“MTQ ini harus sukses. Sukses penyelenggaraan dan sukses prestasi. Kita sebagai tuan rumah harus memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh kafilah yang datang,” tegasnya.
Johannes juga berharap kafilah Kabupaten Mimika mampu mempertahankan prestasi hingga meraih gelar juara pada tingkat Provinsi Papua Tengah.
“Kita sudah juara di tingkat kabupaten, maka di tingkat provinsi juga kita harus menjadi juara. Saya berharap seluruh peserta tampil maksimal dan membawa nama baik Mimika,” katanya.
Dalam arahannya, Bupati turut mengingatkan pentingnya kesiapan seluruh perangkat pendukung, termasuk dewan hakim dan seluruh panitia, agar pelaksanaan MTQ berlangsung profesional, tertib, dan menghasilkan prestasi yang membanggakan.
Meski tidak dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, Johannes memastikan pelaksanaan MTQ tetap berada di bawah koordinasi Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, yang juga menjabat sebagai Ketua Pelaksana MTQ ke-I Tingkat Provinsi Papua Tengah Tahun 2026.
“Saya tenang karena ada Pak Wakil Bupati yang memimpin pelaksanaan. Saya berharap semua bekerja sama sehingga MTQ ini benar-benar sukses dan meninggalkan kesan baik bagi seluruh peserta maupun masyarakat Papua Tengah,” pungkasnya.

















