Timika, Torangbisa.com – Ikatan Keluarga Besar Lingat (IKBL) merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4 tahun 2026 dengan menggelar ibadah syukur yang berlangsung di Gereja GKPMI, Jalan Budi Utomo Ujung, Minggu (28/6/2026).
Perayaan yang berlangsung penuh sukacita tersebut diawali dengan ibadah yang dipimpin oleh Pendeta S. Slarmanat. Dalam khotbahnya, ia mengangkat tema “Pembaruan Hidup dan Pertobatan” dengan subtema “Memperbarui Akal Budi dan Hidup Sebagai Ciptaan Baru yang Memuliakan Tuhan serta Peduli kepada Sesama.”
Melalui pesan firman Tuhan, keluarga besar Lingat diajak untuk meninggalkan kehidupan lama dan menjalani hidup yang baru sesuai kehendak Tuhan.
Sebagai anak-anak Tuhan, setiap orang diingatkan untuk terus melakukan hal-hal yang baik, hidup dalam kasih, serta menjadi pribadi yang berkenan di hadapan-Nya.
Pendeta juga menjelaskan bahwa perubahan hidup tidak hanya berhenti pada diri sendiri. Setelah menjadi ciptaan baru, setiap orang memiliki tanggung jawab untuk menunjukkan kasih melalui kepedulian dan bantuan kepada sesama yang membutuhkan.
Suasana keakraban semakin terasa setelah ibadah usai. Panitia menggelar berbagai permainan yang melibatkan seluruh peserta sebagai sarana mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan antarwarga Lingat yang berdomisili di Kabupaten Mimika.
Salah satu permainan yang menarik perhatian adalah estafet kain yang diikuti oleh orang dewasa dan Dalam permainan tersebut, enam peserta berdiri berbaris sambil saling berpegangan tangan. Sebuah kain kemudian dipindahkan dari peserta pertama hingga peserta terakhir tanpa melepaskan pegangan tangan. Selain itu ada juga permainan gigit sendok yang diikuti oleh para anak-anak usia remaja.
Permainan sederhana itu mengandung makna penting tentang kerja sama, kekompakan, dan saling mendukung dalam kehidupan bermasyarakat.
Ketua Ikatan Keluarga Besar Lingat, R. Sambonu, mengatakan bahwa usia empat tahun memang masih tergolong muda bagi sebuah organisasi. Namun, menurutnya, kebersamaan dan kekompakan menjadi modal utama untuk terus membesarkan organisasi tersebut.
“Usia empat tahun ini memang masih sangat muda. Tetapi dengan kebersamaan dan kekompakan yang terus dijaga, organisasi ini dapat terus bertumbuh dan menjadi wadah yang menaungi seluruh warga Lingat yang ada di Kabupaten Mimika,” ujarnya.
Ia berharap momentum HUT ke-4 ini menjadi pengingat bagi seluruh anggota untuk terus menjaga persatuan, memperkuat solidaritas, serta berkontribusi positif bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
Perayaan HUT ke-4 IKB Lingat tidak hanya menjadi ajang syukuran semata, tetapi juga menjadi momentum mempererat hubungan kekeluargaan, memperkuat iman, serta menumbuhkan semangat saling peduli di tengah kehidupan bermasyarakat. Dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, Ikatan Keluarga Besar Lingat optimistis dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi seluruh anggotanya di Kabupaten Mimika.

















