Timika, Torangbisa.com — Pemerintah Distrik Mimika Baru terus memperkuat penanganan sampah dan penataan lingkungan hijau demi menciptakan Kota Timika yang bersih, nyaman, dan sehat bagi masyarakat.
Upaya tersebut dilakukan melalui program Bank Sampah, pengangkutan sampah rutin, hingga penataan ruang terbuka hijau di sejumlah titik perkotaan.
Kepala Distrik Mimika Baru, Merlyn Temorubun, mengatakan pihaknya bersama pemerintah kelurahan setiap hari mampu menangani sekitar 41 ton sampah.
Jumlah itu belum termasuk sampah yang lebih dahulu diangkut oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
Menurutnya, penanganan sampah harus dilakukan secara cepat agar tidak terjadi penumpukan yang dapat mengganggu kebersihan dan keindahan kota.
“Kalau tidak segera diangkat, sampah akan menumpuk tinggi dan mengganggu pemandangan kota. Itu sebabnya tim bisa sampai tiga kali keliling dalam sehari untuk ambil sampah susulan,” ujar Merlyn saat diwawancarai di Kantor Distrik Mimika Baru, Selasa (26/5/2026).
Selain fokus pada kebersihan, Pemerintah Distrik Mimika Baru juga mulai melakukan penghijauan di beberapa kawasan kota, termasuk area sekitar Petrosea.
Salah satu tanaman yang dipersiapkan adalah lidah mertua karena dinilai mampu menyerap polusi udara dan membantu memperbaiki kualitas lingkungan.
Merlyn menegaskan langkah sederhana seperti penghijauan dan penataan lingkungan tetap penting dilakukan secara bertahap guna mewujudkan Kota Timika yang rindang, bersih, dan nyaman untuk masyarakat.
Ia juga menyebut kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat mulai terlihat dalam berbagai program pembangunan dan kebersihan lingkungan yang berjalan di wilayah Mimika Baru.
Di akhir keterangannya, Merlyn berharap seluruh elemen masyarakat terus menjaga persatuan, keamanan, dan kebersihan lingkungan serta mendukung pembangunan kampung agar Mimika Baru tetap aman, tertib, dan berkembang.
“Kita ingin generasi muda punya kegiatan yang baik, masyarakat hidup aman, dan lingkungan kota tetap bersih serta nyaman,” tutupnya.


















