Scroll untuk baca artikel
Adveditorial

Disbudparekraf Mimika Lirik Potensi Mall Dekranasda, Daniel Orun: UMKM Lokal Butuh Panggung Lebih Besar

×

Disbudparekraf Mimika Lirik Potensi Mall Dekranasda, Daniel Orun: UMKM Lokal Butuh Panggung Lebih Besar

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Disbudparekraf Kabupaten Mimika, Daniel Orun, S.Pd., M.Pd., bersama pengurus Dekranasda Mimika saat mengunjungi Galeri Dekranasda Kabupaten Mimika, Jumat (23/10/2026/Dok/Foto: Okta/Humas Dekranasda Mimika)

Timika, Torangbisa.com – Penguatan ekonomi kreatif dan promosi produk unggulan daerah menjadi salah satu langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Semangat tersebut terlihat dalam kunjungan Sekretaris Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) Kabupaten Mimika, Daniel Orun, S.Pd., M.Pd., ke Mall Dekranasda Kabupaten Mimika, Jumat (23/10/2026).

Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk melihat potensi Mall Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) sebagai ruang promosi, pemasaran, sekaligus pengembangan kreativitas para pelaku usaha lokal di Kabupaten Mimika.

Ads
Iklan ini dibuat oleh admin torangbisa

Di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif, produk lokal tidak cukup hanya diproduksi. Produk-produk tersebut membutuhkan ruang promosi yang kuat, kualitas yang terus ditingkatkan, serta strategi pemasaran yang mampu menjangkau pasar lebih luas.

Mall Dekranasda Mimika memiliki potensi besar untuk memainkan peran tersebut. Berbagai produk kerajinan dan karya kreatif masyarakat dapat menjadi identitas daerah sekaligus sumber pertumbuhan ekonomi apabila dikelola dan dipromosikan secara berkelanjutan.

Kehadiran Daniel Orun di Mall Dekranasda juga menempatkan pengembangan ekonomi kreatif sebagai isu penting yang membutuhkan perhatian dan sinergi lintas sektor. Kebudayaan, pariwisata, dan ekonomi kreatif memiliki keterkaitan erat dalam membangun daya tarik daerah serta menciptakan peluang usaha bagi masyarakat.

Pengembangan Mall Dekranasda tidak semata-mata berbicara tentang tempat memajang dan menjual produk. Lebih dari itu, diperlukan upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas kerajinan, memperkuat identitas produk khas Mimika, memperluas promosi, dan membuka peluang pemasaran hingga ke luar daerah.

Langkah tersebut penting agar para pengrajin dan pelaku UMKM tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang menjadi pelaku usaha yang mandiri dan berdaya saing.

Potensi budaya dan kreativitas masyarakat Mimika merupakan modal besar yang perlu terus dikembangkan. Jika dikelola secara optimal, potensi tersebut dapat menjadi kekuatan ekonomi baru sekaligus sarana memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada masyarakat yang lebih luas.

Mall Dekranasda diharapkan semakin berperan sebagai etalase produk unggulan daerah, tempat masyarakat mengenal hasil karya pengrajin lokal, sekaligus ruang bagi pelaku UMKM untuk memperluas jaringan pemasaran.

Kolaborasi antara pemerintah daerah, Dekranasda, pelaku usaha, dan sektor pariwisata menjadi kunci agar potensi tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Kunjungan Sekretaris Disbudparekraf Mimika ini menjadi bagian dari perhatian terhadap potensi yang dimiliki Mall Dekranasda. Tantangan berikutnya adalah bagaimana potensi tersebut terus diperkuat melalui program pembinaan, inovasi produk, promosi yang konsisten, dan perluasan akses pasar.

Dengan langkah yang tepat, produk lokal Mimika bukan hanya menjadi kebanggaan daerah, tetapi juga dapat menjadi penggerak ekonomi kreatif dan sumber peluang usaha bagi masyarakat.