Scroll untuk baca artikel
Dinkes MimikaKesehatan

Dinkes Mimika Pantau Dampak Kabut Asap, 368 Kasus ISPA Tercatat dalam Sehari

×

Dinkes Mimika Pantau Dampak Kabut Asap, 368 Kasus ISPA Tercatat dalam Sehari

Sebarkan artikel ini
Plh. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Marselino Mameyau (Foto: Yani/ Torangbisa.com)

Timika, Torangbisa.com – Pemerintah Kabupaten Mimika terus memantau perkembangan kondisi kesehatan masyarakat di tengah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Pemantauan dilakukan secara rutin setiap minggu melalui laporan fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes).

Ads
Iklan ini dibuat oleh admin torangbisa

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Marselino Mameyau, mengatakan pihaknya telah menginstruksikan seluruh puskesmas untuk tetap mengawasi pasien yang datang berobat, terutama warga yang mengalami batuk, pilek, dan gangguan pernapasan.

β€œIni setiap minggu kita monitor terus. Kita berharap setelah sedikit demi sedikit kabut asap menghilang, jangan sampai ada masyarakat yang terjangkit batuk, pilek, bronkitis, sampai gangguan pada paru-paru dan sesak napas,” ujar Marselino saat diwawancarai awak media usai apel pagi di Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Senin (2/11/2026).

Berdasarkan data pemantauan kesehatan Dinas Kesehatan Mimika pada 30 Oktober 2026, tercatat sebanyak 368 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dalam sehari. Dengan demikian, jumlah kumulatif kasus ISPA sejak Januari hingga 30 Oktober 2026 mencapai 81.355 kasus.

Selain ISPA, pada tanggal yang sama tercatat satu kasus iritasi mata dan 14 kasus asma/Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK).

Marselino menjelaskan, kasus batuk dan pilek yang ditemukan di masyarakat tidak seluruhnya dapat dikaitkan langsung dengan kabut asap. Sebab, ada pula warga yang mengalami keluhan tersebut karena penyebab lainnya.

Meski demikian, Dinas Kesehatan tetap meminta petugas di setiap puskesmas meningkatkan pengawasan dan memastikan warga yang datang dengan keluhan kesehatan segera mendapatkan penanganan medis.

β€œKita tetap monitor dan awasi terus. Saya sudah sampaikan kepada masing-masing puskesmas agar pasien yang datang berobat tetap dipantau. Laporannya setiap minggu disampaikan kepada Bupati,” katanya.

Ia berharap kondisi kabut asap yang mulai berkurang dapat diikuti dengan membaiknya kualitas kesehatan masyarakat, sehingga tidak terjadi peningkatan gangguan pernapasan akibat paparan asap.

Kesehatan

Timika, Torangbisa.com – Paparan kabut asap dan perubahan suhu udara yang menyelimuti wilayah Timika sejak September 2026 berdampak terhadap kesehatan masyarakat. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika mencatat sebanyak 72.977 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) hingga Oktober 2026.