Timika, Torangbisa.com – Bupati Mimika, Johannes Rettob, menyampaikan keprihatinannya terhadap maraknya aksi vandalisme yang semakin merusak fasilitas umum di Kota Timika.
Coretan liar kini ditemukan hampir di berbagai sudut kota, mulai dari pagar sekolah, tembok bangunan, hingga area perkotaan lainnya.
Menurut Johannes, aksi vandalisme tersebut tidak hanya merusak estetika kota, tetapi juga menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Pemerintah daerah bersama Satpol PP, kepolisian, dan warga sebenarnya telah berupaya mencari pelaku, namun hingga kini belum berhasil mengungkap siapa yang bertanggung jawab.
“Saya sudah bilang diskusi dengan Satpol PP, dengan kepolisian, juga dengan warga agar coba tangkap vandalisme-vandalisme itu. Sampai sekarang belum tertangkap,” ujar Johannes.
Ia bahkan menyoroti adanya coretan liar di lokasi yang cukup tinggi, seperti di kawasan depan Kantor KPKN, yang dinilai sulit dijangkau dan diduga dilakukan secara sengaja oleh pelaku.
Johannes menyebut hampir seluruh pagar sekolah dan bangunan umum kini menjadi sasaran aksi coret-coret.
Meski demikian, ia menilai para pelaku seolah memiliki batas tertentu karena tidak menyasar rumah ibadah.
“Sekarang sekolah-sekolah banyak yang dicoret, pagar-pagar dan dinding juga begitu. Tapi mereka tahu, kalau dinding gereja mereka tidak coret,” katanya.
Melihat kondisi tersebut, Johannes mengajak seluruh masyarakat Mimika untuk ikut berperan aktif membantu pemerintah dan aparat keamanan dengan melaporkan apabila mengetahui pelaku vandalisme.
Menurutnya, persoalan ini tidak dapat diselesaikan hanya oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan keterlibatan semua pihak demi menjaga kebersihan, keamanan, dan keindahan Kota Timika.
“Ini tidak bisa hanya pemerintah sendiri. Butuh kolaborasi semua pihak,” tegasnya.












