Timika, Torangbisa.com – Pemerintah Kabupaten Mimika mulai mempersiapkan penyusunan anggaran tahun 2027, sementara dokumen APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 masih menjalani tahapan evaluasi di tingkat Pemerintah Provinsi Papua Tengah.
Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, saat memberikan amanat dalam apel pagi di Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Senin (19/10/2026).
Emanuel menjelaskan, proses penyusunan APBD Perubahan 2026 telah diselesaikan di tingkat kabupaten dan kini memasuki tahap evaluasi di provinsi.
Setelah proses evaluasi selesai, dokumen tersebut akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku sebelum ditetapkan dan digunakan sebagai dasar pelaksanaan anggaran perubahan.
“Mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah ada penyampaian hasil evaluasi, sehingga dapat ditetapkan dalam peraturan daerah dan peraturan bupati untuk dipergunakan,” ujarnya.
Di sisi lain, Emanuel meminta seluruh OPD segera memulai dan menuntaskan penyusunan program serta anggaran untuk tahun 2027.
Ia menegaskan, tahapan perencanaan harus menjadi perhatian serius karena proses penyusunan tersebut telah memasuki periode Oktober hingga November 2026.
Seluruh staf perencanaan pada masing-masing OPD diminta fokus menjalankan tugas dan tanggung jawabnya agar dokumen perencanaan serta penganggaran dapat diselesaikan tepat waktu.
Emanuel juga mengingatkan agar staf perencanaan yang terlibat langsung dalam penyusunan anggaran tidak melakukan perjalanan ke luar daerah apabila tidak mendesak, sehingga pekerjaan yang menjadi tanggung jawab mereka tidak terhambat.
Menurutnya, ketepatan waktu dalam penyusunan anggaran sangat penting untuk memastikan program pembangunan tahun berikutnya dapat direncanakan secara matang.
Karena itu, ia meminta pimpinan OPD mengawasi proses penyusunan program dan anggaran di unit kerja masing-masing, termasuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai jadwal.
Pemerintah Kabupaten Mimika berharap penyusunan APBD 2027 dapat diselesaikan tepat waktu, sehingga pelaksanaan program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih terarah sejak awal tahun anggaran.

















