TIMIKA, (Torangbisa.com) — Dedikasi panjang di bidang kesehatan dan organisasi kemasyarakatan menjadi cerminan kuat perjalanan dr. Enny Kenangalem, M.Biomed di Kabupaten Mimika.
Tak hanya dikenal sebagai dokter yang aktif dalam pelayanan medis, ia juga merupakan figur sentral dalam berbagai organisasi sosial, keagamaan, hingga profesi.
Sejak 2014, dr. Enny dipercaya sebagai Wakil Ketua Persekutuan Pelayanan Kristen Wilayah V (PELKESI), organisasi yang berfokus pada pelayanan kemanusiaan berbasis iman. Peran ini menjadi fondasi awal kiprahnya dalam pengabdian lintas sektor.
Komitmennya di bidang kemanusiaan semakin menguat melalui keterlibatannya di Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Timika.
Sejak 2020 hingga kini, ia menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Pengembangan Sumber Daya (PSD) dan Kemitraan, dengan fokus pada penguatan kapasitas relawan serta membangun kolaborasi strategis.
Di ranah profesi, dr. Enny aktif sebagai anggota Persatuan Karya Dharma Kesehatan Indonesia (PERDHAKI) Regio Papua sejak 2021. Kiprahnya di Ikatan Dokter Indonesia (IDI) juga telah dimulai sejak 2019 pada bidang Organisasi dan Advokasi. Pada 2024, ia dipercaya sebagai Wakil Ketua II IDI Cabang Timika.
Tak hanya itu, peran strategisnya juga terlihat dalam Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Mimika. Ia menjabat sebagai Wakil Ketua Pokja IV periode 2025–2029, berkontribusi dalam program kesehatan keluarga dan pemberdayaan masyarakat.
Menariknya, kiprah organisasi yang dijalaninya juga merambah bidang olahraga. Ia dipercaya sebagai Ketua Persatuan Panahan Indonesia (PERPANI) Mimika periode 2025–2029, sebagai bagian dari upaya pengembangan potensi generasi muda.
Di bidang keagamaan, dr. Enny juga menjabat sebagai Ketua Bidang Kesehatan Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional (BAMAGNAS) Mimika periode 2025–2029, memperkuat sinergi pelayanan kesehatan berbasis komunitas.
Tak Hanya itu, perjalanan Panjang di Dunia Pelayanan Kesehatan. Pengabdian dr. Enny di dunia kesehatan dimulai sejak awal kariernya di Rumah Sakit Bethesda Tomohon, Sulawesi Utara, pada 2002–2003.
Pengalaman tersebut menjadi pijakan sebelum melanjutkan pengabdian di Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika pada periode 2003–2010.
Sejak 2010 hingga saat ini, ia terus mengabdi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Mimika, menjadi bagian penting dalam pelayanan kesehatan masyarakat.
Selain itu, ia juga aktif di Yayasan Pengembangan Kesehatan dan Masyarakat Papua sejak 2010 hingga sekarang, sebagai wujud komitmen dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.
Untuk menjaga keseimbangan hidup dan pengabdian, ia turut melayani sebagai anggota Paduan Suara Aleluia Choir St. Stefanus Sempan selama hampir empat tahun.
Tak hanya itu, Ia juga diberi amanah menahkodai IDI Mimika. Sosok dokter dengan latar belakang akademik kuat di bidang biomedik ini kini resmi terpilih sebagai Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Mimika, Papua Tengah periode 2025–2028.
dr. Enny terpilih dalam Musyawarah Cabang (Muscab) yang berlangsung di salah satu hotel di Timika, Minggu (12/4/2026). Terpilihnya ia menandai babak baru dalam penguatan organisasi profesi dokter di daerah.
Ia merupakan lulusan Magister Biomedik (M.Biomed) dari Universitas Fakultas Kedokteran Indonesia, bidang yang menekankan penguasaan ilmu kedokteran berbasis riset mulai dari tingkat molekuler, seluler, hingga organisme.
Keilmuan ini memiliki peran strategis dalam dunia medis modern, terutama dalam memahami patofisiologi penyakit, pengembangan metode diagnostik, hingga inovasi terapi berbasis bioteknologi dan nano-medicine.
Dengan bekal tersebut, dr. Enny diharapkan mampu mendorong peningkatan kapasitas tenaga medis di Mimika, sekaligus memperkuat pelayanan kesehatan yang berbasis data dan riset ilmiah.
Sebagai Ketua IDI Mimika, ia juga memikul tanggung jawab besar dalam menjaga profesionalisme dokter, mempererat solidaritas antar tenaga medis, serta menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan kesehatan yang tepat sasaran.
Figur Penggerak dan Kolaborator
Dengan pengalaman panjang di berbagai lini, dr. Enny Kenagalem dikenal sebagai figur yang mengedepankan kolaborasi, kepedulian sosial, dan semangat pengabdian.
Perannya yang konsisten mulai dari pelayanan medis, organisasi profesi, kemanusiaan, hingga keagamaan menjadikannya salah satu tokoh yang berkontribusi nyata dalam pembangunan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Mimika.















