Scroll untuk baca artikel
Kabar Kampung

Aktivitas Pendidikan di Kwamki Narama Kembali Berjalan, Pelayanan Kesehatan Tetap Berjalan

×

Aktivitas Pendidikan di Kwamki Narama Kembali Berjalan, Pelayanan Kesehatan Tetap Berjalan

Sebarkan artikel ini
Kepala Distrik Kwamki Narama, Edwin Habuebi Saat diwawancarai awak media usai apel pagi dipusat pemerintahan Kabupaten mimika (Foto: Yani/ Torangbisa.com). 

Timika, Torangbisa.com – Aktivitas pendidikan di Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, kembali berjalan setelah sebelumnya sempat dihentikan sementara akibat situasi keamanan.

Kepala Distrik Kwamki Narama, Edwin Habuebi, mengatakan penghentian kegiatan belajar mengajar, khususnya di SMP Negeri 9, dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk menjaga keselamatan guru dan siswa.

Ads
Iklan ini dibuat oleh admin torangbisa

Hal tersebut disampaikan Edwin saat diwawancarai awak media usai apel pagi di Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Senin (7/9/2026).

“Dari satu-dua hari pemakaman dan lain-lain, saya suruh istirahat dulu karena ini menyangkut dengan keamanan tenaga guru dan siswa-siswa yang ada di sekolah,” jelas Edwin.

Menurutnya, aktivitas belajar mengajar kini telah kembali berjalan pada pekan ini. Ia menegaskan keselamatan tenaga pendidik dan peserta didik tetap menjadi perhatian utama di tengah kondisi keamanan yang masih perlu dijaga bersama.

Sementara itu, Edwin memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di Kwamki Narama tetap berjalan meskipun situasi keamanan belum sepenuhnya kondusif.

“Kesehatan tetap berjalan. Dalam kondisi apa pun, pelayanan kesehatan tetap berjalan. Kita bagi sif saja untuk pelayanan kesehatan,” ujarnya.

Ia mengatakan pelayanan kesehatan tidak boleh terhenti karena masyarakat tetap membutuhkan akses terhadap layanan medis.

Edwin juga mengajak seluruh komponen masyarakat di Kwamki Narama untuk bersama-sama menjaga keamanan sekaligus mendukung keberlanjutan pembangunan.

Ia meminta tokoh masyarakat, tokoh agama, kaum intelektual, perempuan, dan pemuda untuk berkolaborasi menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

“Terutama kita punya tokoh-tokoh, intelektual, pihak gereja, pihak perempuan, pemuda, mari sama-sama kita kolaborasi, kita membangun Kwamki Narama,” ajaknya.

Menurut Edwin, Distrik Kwamki Narama terdiri dari sembilan kampung dan satu kelurahan. Karena itu, menjaga keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat.

“Tanpa kita, Kwamki Narama tidak akan berjalan seperti apa yang kita pikirkan bersama. Mari kita menjunjung tinggi kondisi keamanan yang ada di Kwamki Narama, supaya pembangunan itu hadir dan Kwamki Narama juga bisa merasakan pembangunan yang pemerintah kasih,” pungkasnya.