Scroll untuk baca artikel
Mimika

Bupati Mimika Minta ASN Bersiap Ikuti Profiling, Eselon II Dijadwalkan Kamis

×

Bupati Mimika Minta ASN Bersiap Ikuti Profiling, Eselon II Dijadwalkan Kamis

Sebarkan artikel ini
Bupati Mimika, Johannes Rettob Tampak sedang berbincang dengan Beberapa pejabat pemerintahan Kabupaten mimika usai apel pagi di pusat pemerintahan Kabupaten mimika (Foto: Yani/ Torangbisa.com). 

Timika, Torangbisa.com – Bupati Mimika, Johannes Rettob, meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika bersiap mengikuti profiling ASN yang akan mulai dilaksanakan pekan ini.

Hal tersebut disampaikan Rettob saat memimpin apel pagi di Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Senin (24/8/2026).

Ads
Iklan ini dibuat oleh admin torangbisa

Rettob mengatakan, pelaksanaan profiling ASN akan dilakukan secara bertahap. Ia meminta seluruh ASN memperhatikan daftar nama yang nantinya diumumkan sebagai peserta.

“Mulai besok hari Rabu, nanti lihat nama untuk kita mulai melaksanakan profiling ASN. Semuanya kita lakukan. Untuk itu, maka bersiap-siap,” ujar Rettob.

Menurutnya, khusus pejabat eselon II akan mengikuti profiling pada hari kedua. Sementara hari pertama akan diawali dengan pembukaan kegiatan.

“Untuk para eselon II itu nanti dilaksanakan pada hari kedua, karena hari pertama itu kita laksanakan pembukaannya. Jadi eselon II semua nanti pada hari berikutnya, berarti hari Kamis,” jelasnya.

Bupati menyebutkan, pelaksanaan profiling ASN nantinya akan dilakukan di empat tempat. Karena itu, para ASN diminta mengikuti daftar dan jadwal yang telah disusun.

“Silakan yang lain nanti di daftar. Kita akan lakukan profiling di empat tempat,” katanya.

Rettob menegaskan, pengaturan teknis terkait peserta maupun lokasi pelaksanaan akan dikoordinasikan oleh Badan Kepegawaian Aparatur.

“Bapak Ibu perhatikan, nanti diatur semua oleh Badan Kepegawaian Aparatur,” pungkasnya.

Mimika

Timika, Torangbisa.com — Musim kemarau mulai berdampak terhadap ketersediaan air di sejumlah wilayah pesisir Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Kondisi paling terasa terjadi di Amar, sementara wilayah Kaipiraya juga mulai mengalami penurunan debit air kali dan menyusutnya sejumlah sumber air.