Timika, Torangbisa.com – Bupati Mimika Johannes Rettob membuka kegiatan Carnaval Kreasi Pelajar yang berlangsung di kawasan Eme Neme Yauware, Selasa (11/8/2026).
Kegiatan tersebut digelar Pemerintah Kabupaten Mimika dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Carnaval diikuti sebanyak 130 peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, TK, SD, SMP, SMA hingga SMK.
Bupati Johannes Rettob mengapresiasi antusiasme para pelajar yang tampil dengan berbagai kreasi dan pakaian dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, kreativitas yang ditampilkan anak-anak menjadi hal yang menggembirakan sekaligus memberikan semangat bagi masyarakat dalam menyambut perayaan kemerdekaan Indonesia.
“Anak-anak ini semua dengan gaya dan pakaian yang luar biasa. Ternyata membuat kita senang. Kita nonton semua dan kita memberikan semangat kepada anak-anak yang carnaval ini,” ujar Rettob.
Ia juga mengaku melihat antusiasme masyarakat yang cukup tinggi. Hal itu terlihat dari ramainya kawasan Emeneme Yauware hingga menyebabkan kendaraan memadati area sekitar lokasi kegiatan.
“Saya tadi datang macet total, mobil parkir sampai di mana-mana. Luar biasa,” katanya.
Rettob berharap kegiatan carnaval serupa dapat kembali digelar dengan jumlah peserta yang lebih banyak pada tahun-tahun mendatang.
“Untuk tahun depan, harap lebih banyak lagi,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengingatkan para guru dan pendamping agar memperhatikan keselamatan anak-anak selama mengikuti carnaval.
Pasalnya, rute carnaval akan melewati jalan raya yang masih dilalui kendaraan. Karena itu, seluruh peserta diminta mengikuti rute yang telah ditentukan serta mematuhi arahan petugas lalu lintas.
“Ibu-ibu guru, bapak-bapak guru, tolong perhatikan anak-anaknya dengan baik. Kita jalan di jalan raya, ada kendaraan dan segala macam. Ikuti semua aturan yang sudah kita terima dan jangan keluar dari arah itu,” tegasnya.
Ia meminta para pendamping tetap menjaga barisan peserta dan memastikan anak-anak mengikuti kendaraan yang telah diarahkan selama perjalanan.
“Jaga dan perhatikan anak-anaknya, jaga lalu lintas, jaga keamanan, jaga keselamatan,” pesannya.
Bupati juga memastikan seluruh peserta akan mengikuti rute yang telah ditentukan, dengan titik awal dan akhir berada di kawasan Emeneme Yauware.
“Kita semua keluar dari sini dan kita kembali lagi ke sini. Kembali di start dari sini dan kembali lagi di sini dengan baik dan aman,” katanya.

















