Scroll untuk baca artikel
Pendidikan dan Perlindungan Anak

300 Remaja Lintas Agama di Mimika Ikuti Edukasi Bahaya Narkoba dan HIV/AIDS

×

300 Remaja Lintas Agama di Mimika Ikuti Edukasi Bahaya Narkoba dan HIV/AIDS

Sebarkan artikel ini
Suasana pemaparan tentang bahaya narkoba dan HIV/ AIDS (Foto: Istimewa)

Timika, Torangbisa.com – Sebanyak 300 anak dan remaja lintas agama di Kabupaten Mimika mengikuti sosialisasi bahaya narkotika, psikotropika, serta HIV/AIDS yang diselenggarakan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Mimika, Kamis (30/7/2026).

Kegiatan tersebut diikuti peserta dari berbagai rumah ibadah, mulai dari gereja, masjid, pura hingga vihara. Setiap rumah ibadah mengirimkan lima orang peserta yang terdiri atas empat anak atau remaja dan satu orang pendamping.

Ads
Iklan ini dibuat oleh admin torangbisa

Kepala Bagian Kesra Setda Mimika, Natalia Nimpa, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Mimika dalam membina generasi muda agar memiliki pemahaman sejak dini mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba dan risiko penularan HIV/AIDS.

“Target peserta sebanyak 300 orang karena setiap rumah ibadah mengirim lima orang, terdiri dari empat peserta dan satu pendamping,” ujar Natalia.

Ia menjelaskan, program tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendukung visi dan misi Bupati Mimika Johannes Rettob, khususnya dalam peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan generasi muda.

Menurut Natalia, edukasi sejak usia dini sangat penting agar anak-anak dan remaja tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba maupun perilaku berisiko yang dapat menyebabkan penularan HIV/AIDS.

“Kami ingin mengedukasi anak-anak dan remaja supaya mereka bisa terhindar dan jangan mencoba-coba narkoba. Karena biasanya kalau sudah mencoba akan berlanjut. Kita harus menjaga anak-anak kita karena merekalah yang akan meneruskan pembangunan daerah ini,” katanya.

Natalia berharap kegiatan serupa dapat menjangkau lebih banyak peserta pada tahun mendatang sehingga semakin banyak generasi muda di Mimika yang memperoleh pemahaman mengenai bahaya narkoba dan HIV/AIDS.

“Harapan kami tahun depan jumlah pesertanya bisa lebih banyak lagi sehingga semakin banyak anak dan remaja yang bisa kami rangkul melalui kegiatan ini,” ujarnya.

Sementara itu, Staf Ahli Bupati Mimika Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Fransiskus Bokeyau, saat membacakan sambutan Bupati Mimika mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan membina generasi muda.

Menurutnya, upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba dan penyebaran HIV/AIDS tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan kolaborasi orang tua, guru, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan.

“Pencegahan penyalahgunaan narkoba dan penyebaran HIV/AIDS tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, tetapi membutuhkan kerja sama seluruh elemen masyarakat,” kata Fransiskus.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Mimika akan terus mendukung berbagai program pembinaan mental, spiritual, pendidikan karakter, kesehatan, serta pemberdayaan generasi muda sebagai investasi jangka panjang untuk mewujudkan Mimika yang aman, sehat, maju, dan sejahtera.