Scroll untuk baca artikel
Hukum dan Kriminal

KPK Mulai Telusuri Aset Hasil Korupsi Dana Operasional Pemprov Papua

×

KPK Mulai Telusuri Aset Hasil Korupsi Dana Operasional Pemprov Papua

Sebarkan artikel ini
Jubir KPK, Budi Prasetyo (Dok/Foto: Satrio/torangbisa.com)

Jakarta, Torangbisa.com – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai menelusuri aset yang diduga hasil korupsi pengelolaan dana penunjang operasional di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua. Aset tersebut ditelusuri lewat saksi karyawan swasta, Ridwan Riswandi (RRS), pada Selasa (7/7/2026).

“Saksi (RRS) hadir. Penyidik meminta keterangan saksi untuk kebutuhan penelusuran aset yang diduga terkait dengan perkara ini,” kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo melalui pesan singkatnya, Rabu (8/7/2026).

Ads
Iklan ini dibuat oleh admin torangbisa

Sekadar informasi, KPK saat ini sedang menyidik dugaan korupsi terkait penggelembungan dan penyalahgunaan dana penunjang operasional serta program peningkatan pelayanan kedinasan kepala daerah Provinsi Papua tahun 2020 sampai 2022.

Sejalan dengan itu, KPK juga telah menetapkan sejumlah tersangka. Mereka yakni, mantan Bendahara Pengeluaran Pembantu Kepala Daerah Provinsi Papua, (DE) dan mantan Gubernur Papua, mendiang Lukas Enembe (LE). Keduanya diduga telah merugikan keuangan negara Rp1,2 triliun terkait penggunaan dana operasional Pemprov Papua.

PK menilai kerugian negara dalam kasus ini sangat besar, terlebih jika kita konversi nilai tersebut untuk pembangunan fasiitas pendidikan-sekolah-sekolah atau kesehatan-puskesmas maupun rumah sakit di Papua.

Tentu akan berdampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di sana.

Hukum dan Kriminal

Yahukimo, Torangbisa.com – Tim gabungan Polres Yahukimo bersama Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 terus mengembangkan penegakan hukum terhadap perkara pembunuhan Almarhum Bripka Anumerta Fredy Lukas Awes, personel Satgas Tindak Operasi Damai Cartenz, yang terjadi pada 20 Juli 2026 di Jalan Pertanian, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo.