Timika, Torangbisa.com – Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Mimika, Herry Onawame, mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam meningkatkan pelayanan kesejahteraan sosial bagi kelompok rentan di Kabupaten Mimika.
Hal tersebut disampaikan Herry saat membuka kegiatan Sosialisasi Pemberian Bimbingan Sosial kepada Keluarga Penyandang Disabilitas Terlantar, Anak Terlantar, Lanjut Usia Terlantar, Gelandangan, Pengemis, dan masyarakat yang berlangsung di Hotel Horison Diana, Senin (29/6/2026).
Dalam sambutannya, Herry menyampaikan apresiasi kepada Dinas Sosial Kabupaten Mimika yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan pelayanan dan perlindungan sosial bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Mimika, saya menyampaikan apresiasi kepada Dinas Sosial Kabupaten Mimika yang telah menyelenggarakan kegiatan ini sebagai salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan pelayanan dan perlindungan sosial kepada masyarakat,” ujarnya.
Menurut Herry, penyandang disabilitas terlantar, anak terlantar, lanjut usia terlantar, gelandangan, dan pengemis merupakan bagian dari masyarakat yang memiliki hak yang sama untuk memperoleh perhatian, perlindungan, pelayanan, serta kesempatan hidup yang layak.
“Mereka bukanlah kelompok yang harus dipinggirkan, melainkan warga yang harus kita rangkul dan berdayakan bersama,” katanya.
Ia menjelaskan, kegiatan sosialisasi tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik kepada para peserta mengenai kebijakan, program, dan mekanisme pemberian bimbingan sosial sehingga dapat diterapkan secara tepat dalam mendampingi masyarakat yang membutuhkan.
Menurutnya, bimbingan sosial tidak hanya bertujuan memberikan bantuan sesaat, tetapi juga membangun kemampuan individu maupun keluarga agar mampu menjalankan fungsi sosialnya secara mandiri, meningkatkan kualitas hidup, serta memperkuat ketahanan keluarga dan lingkungan sosial.
Herry menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan kesejahteraan sosial tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata. Dibutuhkan dukungan dan kerja sama dari berbagai pihak agar pelayanan sosial dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara adil dan merata.
“Diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, lembaga sosial, dunia usaha, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta seluruh elemen masyarakat agar pelayanan sosial dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh, aktif berdiskusi, serta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperkuat pengetahuan dan menyamakan persepsi dalam pelaksanaan pelayanan sosial di Kabupaten Mimika.
Herry berharap kegiatan tersebut dapat menghasilkan berbagai rekomendasi dan langkah nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesejahteraan sosial sehingga masyarakat yang membutuhkan dapat memperoleh layanan yang lebih cepat, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
Mengakhiri sambutannya, Herry menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.
“Semoga segala upaya dan pengabdian kita menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam mewujudkan Kabupaten Mimika yang semakin peduli, inklusif, sejahtera, dan berkeadilan sosial,” pungkasnya.

















