Scroll untuk baca artikel
Hukum dan Kriminal

Polres Mimika Selidiki Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Korban Capai 178 Orang

×

Polres Mimika Selidiki Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Korban Capai 178 Orang

Sebarkan artikel ini
Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman, S.I.K., M.H., (Foto: Nando/ Torangbisa.com). 

Timika, Torangbisa.com – Polres Mimika tengah mendalami dugaan penipuan berkedok lowongan kerja yang diduga telah menjerat sedikitnya 178 pencari kerja di Kabupaten Mimika. Kasus ini kini dalam tahap penyelidikan setelah laporan resmi diterima pihak kepolisian.

Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman, mengatakan laporan polisi terkait kasus tersebut telah diterima dan langsung ditindaklanjuti oleh penyidik.

Ads
Iklan ini dibuat oleh admin torangbisa

“Laporan polisinya sudah kami terima dan saat ini sedang kami tindak lanjuti. Kami juga mengimbau kepada masyarakat yang merasa dirugikan dalam kasus ini agar segera melapor ke pihak kepolisian,” ujar Kapolres saat ditemui di Rumah Sakit Bhayangkara Mile 32, Distrik Kuala Kencana, Selasa (23/6/2026).

Menurutnya, modus yang digunakan pelaku adalah menawarkan lowongan pekerjaan kepada masyarakat dengan iming-iming diterima bekerja. Para calon korban kemudian diminta menyerahkan sejumlah uang sebagai syarat atau biaya pengurusan pekerjaan tersebut.

“Modusnya membuka lowongan kerja, lalu calon korban dijanjikan akan diterima bekerja. Setelah itu mereka diminta menyerahkan sejumlah uang,” jelasnya.

Kapolres mengungkapkan bahwa kerugian yang dialami para korban bervariasi, mulai dari Rp500 ribu hingga jutaan rupiah per orang.

Dengan jumlah korban yang cukup besar, polisi tidak menutup kemungkinan pelaku merupakan kelompok yang sudah berpengalaman menjalankan aksinya.

“Kami masih mendalami apakah ini dilakukan oleh perorangan atau sindikat. Namun melihat banyaknya korban, tentu ada indikasi bahwa mereka merupakan kelompok yang cukup terorganisir,” katanya.

Sejauh ini, sejumlah saksi telah dimintai keterangan untuk membantu proses penyelidikan. Polisi juga akan berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan kebenaran informasi mengenai lowongan pekerjaan yang mencatut nama perusahaan tertentu, termasuk dugaan keterkaitan dengan perusahaan tambang besar yang beroperasi di Mimika.

“Kami akan melakukan konfirmasi apakah benar ada lowongan pekerjaan yang dimaksud atau tidak. Semua informasi akan kami dalami,” tambahnya.

Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap tawaran pekerjaan yang meminta pembayaran di muka.

Ia menyarankan warga untuk terlebih dahulu melakukan verifikasi kepada instansi pemerintah, perusahaan terkait, atau pihak kepolisian sebelum menyerahkan uang kepada pihak yang menawarkan pekerjaan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu mengonfirmasi informasi lowongan kerja yang diterima. Jangan sampai kejadian seperti ini terulang kembali. Kami sangat prihatin dan akan berupaya mengusut tuntas kasus dugaan penipuan ini,” tegasnya.

Kasus tersebut kini masih terus dikembangkan oleh penyidik Polres Mimika guna mengungkap pelaku dan kemungkinan adanya korban lain yang belum melapor.

img class="alignnone size-full wp-image-34144" src="https://torangbisa.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260615-WA0247.jpg" alt="" width="1080" height="1350" />