Timika, Torangbisa.com – Kehadiran CV Suzuki Amungme Marine Timika (SAMT) di Kabupaten Mimika diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat, khususnya pengguna mesin tempel dan peralatan kelautan Suzuki yang selama ini masih terbatas dalam mendapatkan layanan purna jual dan ketersediaan suku cadang
Pimpinan Suzuki Amungme Marine Timika, Fransiskus Wanmang, saat diwawancarai awak media usai pembukaan CV Suzuki Amungme Marine Timika yang berlangsung di Jalan Yos Sudarso, depan Bulog, Sabtu (13/06/2026).
Ia mengatakan keputusan membuka usaha tersebut dilatarbelakangi oleh besarnya potensi wilayah pesisir di Mimika yang sangat bergantung pada transportasi laut sebagai sarana mobilitas masyarakat.
“Mimika ini sebagian besar merupakan wilayah pesisir dan banyak masyarakat yang menggunakan motor tempel untuk aktivitas sehari-hari. Selama ini pilihan yang ada lebih banyak didominasi merek lain. Kehadiran Suzuki di sini menjadi alternatif baru bagi masyarakat, baik dari sisi produk maupun harga yang lebih terjangkau,” kata Fransiskus.
Menurutnya, jumlah pengguna mesin Suzuki di Mimika sebenarnya cukup besar. Banyak pelaku transportasi laut dan masyarakat pesisir yang telah menggunakan produk Suzuki, sehingga keberadaan dealer resmi dan pusat layanan menjadi kebutuhan yang penting.
Ia menegaskan bahwa Suzuki Amungme Marine Timika tidak hanya fokus pada penjualan unit, tetapi juga menyediakan layanan purna jual atau after sales service, termasuk penyediaan suku cadang dan perawatan mesin.
“Kami hadir bukan sekadar menjual. Setelah masyarakat membeli produk, kami juga menyiapkan layanan servis dan spare part sehingga mereka tidak perlu lagi mencari keluar daerah. Tujuan kami adalah membantu masyarakat dan mempermudah pengguna Suzuki, terutama di wilayah pesisir,” ujarnya.
Fransiskus mengungkapkan bahwa Suzuki Amungme Marine Timika merupakan dealer khusus marine pertama di Papua Tengah yang berlokasi di Timika.
“Untuk dealer marine Suzuki, ini yang pertama di Papua Tengah. Di wilayah Papua sendiri jumlahnya masih sangat terbatas, sehingga kami bersyukur bisa menghadirkan layanan ini di Mimika,” katanya.
Selain melayani masyarakat umum, pihaknya juga telah menjalin kemitraan dengan pemerintah daerah. Salah satunya melalui kerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mimika dalam pemeliharaan dan perawatan mesin operasional.
“Puji Tuhan, sejak mulai beroperasi kami sudah dipercaya bermitra dengan BPBD Mimika untuk melakukan maintenance dan perawatan berkala terhadap mesin operasional mereka. Kami berharap kerja sama seperti ini dapat terus berkembang dengan instansi lainnya,” jelasnya.
Saat ini, pihaknya juga tengah membangun komunikasi dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya, seperti Dinas Perhubungan dan Dinas Perikanan, guna mendukung kebutuhan transportasi dan pelayanan masyarakat di sektor kelautan.
“Kami terbuka untuk bekerja sama dengan pemerintah daerah maupun instansi lain yang memiliki kebutuhan operasional transportasi laut. Harapan kami, kehadiran Suzuki Amungme Marine Timika bisa memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Sebagai putra asli daerah yang berhasil membangun usaha di Mimika, Fransiskus juga menyampaikan pesan kepada generasi muda agar tidak takut bermimpi dan terus berusaha mewujudkan cita-cita mereka.
“Motivasi saya sederhana, jangan pernah takut bermimpi. Kalau kita tidak punya mimpi, kita tidak akan tahu ke mana harus melangkah. Anak-anak muda harus optimis, harus percaya bahwa mereka bisa berhasil,” katanya.
Menurutnya, kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan, tetapi juga oleh kepercayaan dan integritas dalam menjalankan tanggung jawab.
“Jaga kepercayaan dan kualitas kerja. Kepercayaan itu sangat penting. Kalau orang sudah percaya kepada kita, maka peluang akan datang. Karena itu saya berpesan kepada anak-anak muda Mimika, tetap semangat, terus berjuang, dan jangan pernah menyerah mengejar impian,” tutup Fransiskus.





















