Timika, Torangbisa.com – Ketua Honai Adat Pengusaha Amungme Kamoro (HAPAK), Tenius Kum, berharap Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Mimika periode 2026–2031 yang baru terpilih dapat menjalankan organisasi secara profesional, merangkul seluruh unsur pengusaha, serta memberikan ruang yang lebih besar bagi pengusaha asli Amungme dan Kamoro.
Hal itu disampaikan Tenius Kum saat diwawancarai awak media usai mengikuti Musyawarah Kabupaten (Muskab) Kadin Mimika yang berlangsung di Hotel Grand Tembaga, Sabtu (06/06/2026).
Menurutnya, kehadiran HAPAK dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab sebagai bagian dari keluarga besar Kadin sekaligus untuk menyukseskan jalannya musyawarah.
“Sebagai salah satu anggota Kadin dan juga pengusaha, tentu kami wajib hadir. Kita semua hadir untuk menyukseskan musyawarah Kadin di Kabupaten Mimika,” ujarnya.
Terkait terpilihnya Ketua Kadin Mimika yang baru, Tenius menegaskan bahwa siapapun yang dipilih oleh forum harus didukung bersama demi kemajuan organisasi.
“Siapapun yang terpilih, baik melalui aklamasi maupun mekanisme pemilihan, harus kita dukung dan kawal bersama. Tidak perlu ada rasa kecewa atau marah. Yang terpenting adalah bagaimana Kadin bisa berjalan dengan baik untuk mengakomodasi seluruh kepentingan pengusaha di Mimika,” katanya.
Ia menilai kepengurusan Kadin yang baru harus mampu mengakomodasi seluruh unsur pengusaha agar organisasi tetap hidup dan menjadi wadah bersama dalam memperjuangkan kepentingan dunia usaha di daerah.
Lebih lanjut, Tenius berharap Ketua Kadin terpilih dapat bekerja secara profesional dan tidak terpengaruh oleh kepentingan kelompok tertentu.
“Kami berharap Ketua Kadin yang baru bisa bekerja profesional dan tidak diintervensi oleh kepentingan-kepentingan tertentu. Kadin ini milik semua pengusaha dan harus menjadi rumah bersama,” tegasnya.
Sebagai Ketua HAPAK, Tenius juga meminta agar kader-kader muda Amungme dan Kamoro diberikan kesempatan untuk terlibat aktif dalam kepengurusan maupun proses kaderisasi di tubuh Kadin Mimika.
Menurutnya, keterlibatan pengusaha asli Amungme dan Kamoro sangat penting agar ke depan lahir pemimpin-pemimpin Kadin yang memiliki pengalaman dan kapasitas dalam dunia usaha.
“Kami berharap ada kader-kader Amungme dan Kamoro yang dipersiapkan sejak sekarang. Mereka harus dibina, diberikan pengalaman, dan memahami dunia usaha dengan baik. Dengan begitu, suatu saat mereka bisa memimpin Kadin dengan kapasitas yang memadai dan menjalankan organisasi sesuai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga yang berlaku,” ujarnya.
Tenius menambahkan bahwa Kadin harus terus menjadi wadah yang terbuka bagi seluruh pelaku usaha di Kabupaten Mimika tanpa membedakan latar belakang, sehingga mampu berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.


















