Scroll untuk baca artikel
Organisasi

Karang Taruna Mimika Perkuat Sinergi, Siapkan Pembentukan Pengurus hingga Kampung

×

Karang Taruna Mimika Perkuat Sinergi, Siapkan Pembentukan Pengurus hingga Kampung

Sebarkan artikel ini
Staf Ahli Bupati Mimika Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Fransiskus Bokeyau, dan Kepala Distrik Mimika Baru, Merlyn Temorubun, S.STP saat Sesi foto bersama (Foto: Nando/ Torangbisa.com). 

Timika, Torangbisa.com — Rapat Koordinasi Karang Taruna lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Mimika resmi dibuka di Kantor Distrik Mimika Baru, Selasa (26/5/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penting memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi kepemudaan dalam mendukung pembangunan sosial di Kabupaten Mimika.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri unsur pemerintah daerah, tokoh pemuda, serta pengurus Karang Taruna dari berbagai wilayah di Mimika.

Agenda utama yang dibahas yakni Draf Peraturan Bupati tentang Karang Taruna serta persiapan pembentukan kepengurusan Karang Taruna di 18 distrik, 19 kelurahan, dan 133 kampung.

Ketua Karang Taruna Kabupaten Mimika, Vinsensius Apoka, mengatakan rapat koordinasi ini menjadi langkah awal membangun hubungan kerja lintas sektor demi kepentingan masyarakat.

“Rapat koordinasi ini menjadi wadah membangun hubungan kerja yang baik antara Karang Taruna dengan pemerintah daerah serta dinas terkait,” ujarnya.

Menurut Vinsensius, Karang Taruna membutuhkan regulasi yang jelas agar memiliki dasar hukum kuat dalam menjalankan program sosial kemasyarakatan di daerah.

Ia menilai pembahasan Draf Peraturan Bupati sangat penting sebagai pedoman organisasi dalam melaksanakan tugas sosial di tengah masyarakat.

“Kami ingin ada kejelasan terkait regulasi dan dinas teknis yang menaungi Karang Taruna sehingga organisasi ini semakin kuat dan terarah,” katanya.

Ia juga menyoroti sejumlah persoalan sosial di wilayah Distrik Mimika Baru, Wania, dan Mimika Timur yang membutuhkan perhatian serius.

Karena itu, Karang Taruna diharapkan hadir sebagai mitra pemerintah dalam membantu menangani berbagai persoalan sosial yang berdampak terhadap generasi muda.

“Kami ingin Karang Taruna benar-benar hadir di tengah masyarakat dan menjadi bagian dari solusi,” ungkapnya.

Vinsensius menegaskan Karang Taruna Kabupaten Mimika siap membentuk kepengurusan hingga tingkat distrik, kelurahan, dan kampung guna memperkuat struktur organisasi sampai ke akar rumput.

Sementara itu, Kepala Distrik Mimika Baru, Merlyn Temorubun, S.STP., menyampaikan dukungan penuh terhadap keberadaan Karang Taruna sebagai organisasi sosial kepemudaan.

Menurutnya, Karang Taruna memiliki peran penting membantu pemerintah dalam memberikan edukasi sosial kepada masyarakat, termasuk menjaga ketertiban dan kebersihan lingkungan.

“Kami berharap Karang Taruna dapat turun langsung ke masyarakat dan membantu pemerintah menjalankan program pembangunan maupun sosial kemasyarakatan,” ujarnya.

Merlyn juga menyoroti pentingnya edukasi kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah di Kota Timika yang terus berkembang dengan tingginya aktivitas masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Staf Ahli Bupati Mimika Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Fransiskus Bokeyau, mengatakan pemerintah daerah menyambut baik pelaksanaan rapat koordinasi tersebut.

Menurutnya, pembahasan Draf Peraturan Bupati tentang Karang Taruna menjadi langkah strategis memperkuat legitimasi organisasi kepemudaan di Kabupaten Mimika.

“Dengan terbentuknya kepengurusan aktif di seluruh wilayah, maka program pembinaan pemuda akan berjalan lebih merata dan langsung menyentuh masyarakat,” katanya.

Fransiskus juga mengajak generasi muda Mimika untuk terus meningkatkan kreativitas, menjaga solidaritas, dan memperkuat semangat gotong royong demi mendukung pembangunan daerah.

Rapat koordinasi berlangsung penuh semangat kebersamaan dan diskusi aktif antar peserta hingga kegiatan berakhir.

Seluruh peserta pun menyatakan komitmen memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan Karang Taruna dalam menjaga stabilitas sosial serta pemberdayaan generasi muda di Kabupaten Mimika.