Mimika

Pemkab Mimika Akui Tantangan Layanan Air, Perumda Disiapkan Jadi Solusi

×

Pemkab Mimika Akui Tantangan Layanan Air, Perumda Disiapkan Jadi Solusi

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mimika, Inosensius Yoga Pribadi (Foto: Yani/ Torangbisa.com)

Timika, Torangbisa.com — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mimika mengakui masih menghadapi berbagai tantangan dalam pengelolaan layanan air minum, mulai dari kerusakan jaringan hingga rendahnya kesadaran masyarakat dalam menjaga fasilitas yang telah dibangun.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mimika, Innosensius Yoga Pribadi saat diwawancarai awak media di pusat pemerintahan Kabupaten Mimika, Kamis (30/04/2026).

Yoga menjelaskan, saat ini, jumlah sambungan air di Mimika tercatat sekitar 14.000 unit, namun yang aktif baru berkisar antara 11.000 hingga 12.000 sambungan.

Kondisi ini menunjukkan bahwa pemanfaatan jaringan air yang telah dibangun belum berjalan optimal.

Di lapangan, pemerintah juga menemukan berbagai kendala, seperti jaringan pipa yang dirusak atau diputus oleh oknum masyarakat, serta adanya penolakan terhadap pemasangan jaringan di beberapa wilayah.

“Masih ada masyarakat yang belum memahami bahwa air adalah kebutuhan dasar, sehingga partisipasi dalam menjaga dan memanfaatkan jaringan masih perlu ditingkatkan,” ujar perwakilan pemerintah daerah.

Sebagai langkah perbaikan, pemerintah berencana membentuk Perusahaan Umum Daerah (Perumda) yang akan mengelola layanan air minum dan air limbah secara lebih profesional.

Melalui Perumda, nantinya akan diterapkan sistem tarif yang disesuaikan dengan golongan pelanggan. Pemerintah juga menyiapkan skema subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Namun, subsidi tersebut akan diberikan secara selektif agar tepat sasaran dan tidak dinikmati oleh pihak yang tidak berhak, seperti pelaku usaha atau sektor komersial.

Pemerintah berharap, dengan pengelolaan yang lebih profesional melalui Perumda, layanan air di Kabupaten Mimika dapat semakin optimal sekaligus memberikan kontribusi terhadap peningkatan pendapatan daerah.