Hukum dan KriminalPeristiwa

Tragis di Halaman Masjid Al-Azhar Timika: Pria Tewas Ditebas Parang, Pelaku Berhasil Diungkap Polisi

×

Tragis di Halaman Masjid Al-Azhar Timika: Pria Tewas Ditebas Parang, Pelaku Berhasil Diungkap Polisi

Sebarkan artikel ini
Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP di halaman Masjid Al-Azhar, Jalan Bhayangkara Timika, usai kasus penganiayaan yang menewaskan seorang pria, (Foto: Istimewa)

Timika, Torangbisa.com – Peristiwa penganiayaan tragis yang berujung maut terjadi di halaman Masjid Al-Azhar, Jalan Bhayangkara Jalur 1, Kabupaten Mimika, Rabu (8/4/2026) dini hari. Seorang pria berinisial M.L.A (30) dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami luka parah akibat sabetan parang.

Kejadian ini langsung ditindaklanjuti oleh jajaran Polres Mimika bersama Polsek Mimika Baru dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 16.35 WIT. Kegiatan tersebut dipimpin oleh IPDA Hendra Burhan, SH (KBO Satreskrim Polres Mimika) dan IPDA Teguh K. Fardha, S.Trk (Kanit Reskrim Polsek Mimika Baru).

Ads
Iklan ini dibuat oleh admin torangbisa

Berdasarkan hasil penyelidikan serta rekaman CCTV di sekitar lokasi, aparat berhasil mengidentifikasi dan mengungkap pelaku berinisial J.C.T. Dalam rekaman tersebut, pelaku terlihat melakukan penganiayaan terhadap korban menggunakan sebilah parang secara berulang kali hingga korban tidak berdaya.

Dari kronologis yang dihimpun, peristiwa bermula sekitar pukul 01.00 WIT, saat pelaku bersama seorang saksi mengonsumsi minuman keras jenis sopi di Jalan Bhayangkara Jalur 2. Sekitar pukul 02.00 WIT, pelaku pulang ke rumah, namun setibanya di lokasi, ia dihadang oleh korban.

Korban diduga sempat menyerang pelaku menggunakan pisau, namun berhasil dihindari. Pelaku kemudian mengambil parang dari dalam rumah dan mengejar korban hingga ke halaman Masjid Al-Azhar. Saat korban terjatuh, pelaku langsung menebasnya berkali-kali hingga mengakibatkan korban meninggal dunia di tempat.

Usai kejadian, pelaku sempat membuang barang bukti berupa parang ke atas atap sebuah pondok penjual pinang di depan Cafe Hident sebelum melarikan diri.

Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami sejumlah luka serius yang menyebabkan kehilangan nyawa. Saat ini, jenazah korban masih disemayamkan di RSUD Kabupaten Mimika.

Pihak kepolisian menyatakan kasus ini masih dalam penanganan lebih lanjut, termasuk proses hukum terhadap pelaku yang telah berhasil diidentifikasi.