Scroll untuk baca artikel
Peristiwa

Diduga Hilang Konsentrasi, Pengendara Mio M3 Tabrak Beton di Koperapoka dan Alami Luka Berat

×

Diduga Hilang Konsentrasi, Pengendara Mio M3 Tabrak Beton di Koperapoka dan Alami Luka Berat

Sebarkan artikel ini
Pengendara Yamaha Mio M3 saat menjalani perawatan medis (Foto: Istimewa).

Timika, Torangbisa.com – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Ahmad Yani, tepatnya di depan SD Negeri 3 Koperapoka, Kabupaten Mimika, Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 04.45 WIT.

Akibat insiden tersebut, seorang pengendara sepeda motor mengalami luka berat pada bagian kepala.

Ads
Iklan ini dibuat oleh admin torangbisa

Korban diketahui berinisial F.C.M yang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio M3.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, korban bergerak dari arah pertigaan Pin Seluler menuju pertigaan Pom Baru.

Saat melintas di Jalan Ahmad Yani depan SD Negeri 3 Koperapoka, pengendara diduga kehilangan kendali sehingga sepeda motor yang dikendarainya menabrak beton yang berada di depan gerbang sekolah tersebut.

Benturan keras menyebabkan korban mengalami cedera serius pada kepala disertai pendarahan.

Anggota Satuan Lalu Lintas Polres Mimika yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi korban ke RSUD Kabupaten Mimika guna mendapatkan penanganan medis, serta mengamankan barang bukti kendaraan ke Kantor Satlantas.

Dari hasil analisa sementara, kecelakaan diduga dipicu oleh kurangnya konsentrasi pengendara saat berkendara. Sementara kondisi jalan dilaporkan dalam keadaan baik, cuaca cerah, dan kendaraan dalam kondisi layak jalan.

Akibat kejadian tersebut, kerugian material diperkirakan mencapai Rp1 juta. Tidak ada korban meninggal dunia dalam kecelakaan ini.

Polres Mimika mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu fokus saat berkendara, mematuhi aturan lalu lintas, serta memastikan kondisi tubuh dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan demi menghindari terjadinya kecelakaan.

Peristiwa

Timika, Torangbisa.com – Perencana Ahli Madya pada Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan Pemenuhan Hak Anak Wilayah II, Etty Sri Nurhayati, menyatakan bahwa data kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang terjadi di Indonesia dapat diakses melalui Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (SIMFONI PPA) milik Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.