Timika, Torangbisa.com – Kepala Bappeda Mimika, Septinus Timang, angkat bicara terkait sorotan publik atas ketidakhadiran DPRK dalam kegiatan Musrenbang Otsus 2026, dengan menegaskan bahwa seluruh undangan telah disampaikan kepada para pihak terkait.
Septinus Timang menjelaskan bahwa Musrenbang Otsus merupakan forum penting yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan, bukan hanya pemerintah daerah semata.
“Ini kepentingan kabupaten, bukan hanya DPRK saja, tapi semua stakeholder harus terlibat,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa pihak panitia telah menyampaikan undangan kepada berbagai pihak, termasuk DPRK. Namun, terkait ketidakhadiran sejumlah anggota dewan, ia menduga kemungkinan terjadi kendala teknis dalam penyampaian undangan atau komunikasi.
“Mungkin undangannya tidak sampai atau ada komunikasi yang belum tersampaikan dengan baik. Itu yang perlu kita cek kembali,” jelasnya.
Meski demikian, ia memastikan bahwa kegiatan Musrenbang tetap dihadiri oleh berbagai unsur penting lainnya, termasuk perwakilan tokoh masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya.
“Ada tokoh masyarakat yang hadir, ada juga perwakilan lain. Artinya partisipasi tetap ada,” tambahnya.
Menanggapi adanya pernyataan dari pihak DPRK yang menyayangkan tidak dilibatkannya mereka dalam forum tersebut, Septinus menegaskan bahwa secara prinsip pemerintah daerah tetap membuka ruang seluas-luasnya bagi semua pihak untuk terlibat dalam proses perencanaan pembangunan.
“Kalau ada yang merasa tidak diundang, nanti kita cek. Tapi pada prinsipnya semua kita libatkan, karena ini menyangkut arah pembangunan ke depan,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya kehadiran seluruh stakeholder, termasuk DPRK, dalam forum Musrenbang karena keputusan pembangunan daerah harus dihasilkan secara bersama.
“Ini forum bersama, jadi semua pihak sebenarnya wajib hadir dan berkontribusi dalam pembahasan pembangunan,” pungkasnya.


















