Timika, Torangbisa.com – Bupati Mimika, Johannes Rettob, mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum Hari Raya Idul Fitri sebagai ajang mempererat persaudaraan, memperkuat toleransi, serta menjaga persatuan di tengah keberagaman yang ada di Kabupaten Mimika.
Dalam sambutannya pada kegiatan yang berlangsung di Eme Neme Yauware, Sabtu (21/03/2026), Bupati Johannes Rettob menyampaikan bahwa Idul Fitri merupakan hari kemenangan bagi umat Islam setelah menjalani ibadah puasa selama bulan suci Ramadhan.
Ia menegaskan bahwa makna kemenangan tidak hanya sebatas selesainya ibadah puasa, tetapi juga sebagai keberhasilan dalam mengendalikan diri, meningkatkan ketakwaan, serta memperbaiki akhlak dalam kehidupan sehari-hari.
“Idul Fitri menjadi momentum yang sangat tepat untuk saling memaafkan, mempererat tali silaturahmi, dan memperkuat persaudaraan tanpa memandang perbedaan suku, agama, ras, maupun golongan,” ujarnya.
Menurutnya, nilai-nilai kebersamaan dan toleransi merupakan fondasi utama dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis di Mimika, daerah yang dikenal kaya akan keberagaman.
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan menjunjung tinggi nilai toleransi antarumat beragama demi menciptakan kedamaian, keamanan, dan ketertiban di tengah masyarakat.
Selain itu, Bupati juga mengingatkan umat Muslim agar terus mengamalkan nilai-nilai yang telah dipelajari selama Ramadhan, seperti kejujuran, kesabaran, kepedulian sosial, serta semangat berbagi kepada sesama.
“Jangan biarkan semangat ibadah menurun setelah Ramadhan berakhir, tetapi justru harus semakin meningkat dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Mimika, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mendukung kehidupan keagamaan yang harmonis dan kondusif. Ia menilai bahwa pembangunan daerah tidak hanya dilihat dari aspek fisik semata, tetapi juga dari kualitas spiritual dan moral masyarakatnya.
Melalui momentum Idul Fitri, Johannes Rettob juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendukung program pembangunan daerah, menjaga keamanan lingkungan, serta memperkuat solidaritas sosial demi kemajuan Mimika di masa mendatang.
Di akhir sambutannya, ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Mimika serta seluruh pihak yang telah berperan dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Semoga hari kemenangan ini menjadi awal yang baru bagi kita semua untuk memperbaiki diri, mempererat persaudaraan, serta membangun Mimika yang aman, damai, dan sejahtera,” tutupnya.

















