Mimika

Aksi Nyata Jelang Tiga Hari Raya, Distrik Mimika Baru Bersihkan Pasar Sentral

×

Aksi Nyata Jelang Tiga Hari Raya, Distrik Mimika Baru Bersihkan Pasar Sentral

Sebarkan artikel ini
Kepala Distrik Mimika Baru, Merlyn Temorubun, Sesi foto bersama (foto: Istimewa)

Timika, Torangbisa.com – Menyambut tiga hari besar keagamaan sekaligus, yakni Hari Raya Nyepi, Idul Fitri, dan Paskah, Pemerintah Distrik Mimika Baru menunjukkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dengan turun langsung menggelar aksi Jumat Bersih di kawasan Pasar Sentral, Jalan Hasanuddin, Jumat (20/3/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari program 21 hari kebersihan kota yang telah dimulai sejak 19 Maret dan akan berlangsung hingga 5 April 2026.

Ads
Iklan ini dibuat oleh admin torangbisa

Fokus utama program ini adalah menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman, dan kondusif bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah.

Kepala Distrik Mimika Baru, Merlyn Temorubun, yang memimpin langsung kegiatan tersebut menegaskan bahwa kebersihan kota merupakan tanggung jawab bersama, terlebih dalam momen penting keagamaan.

“Ini adalah rangkaian kegiatan selama 21 hari. Kita ingin memastikan kota ini bersih agar masyarakat bisa beribadah dengan tenang dan nyaman,” ujarnya di sela-sela kegiatan.

Pada hari kedua pelaksanaan, Pasar Sentral menjadi sasaran utama pembersihan. Aparatur distrik bersama warga dari enam kelurahan terlihat bahu-membahu membersihkan sampah dan rumput liar di sepanjang akses masuk pasar. Kelurahan yang terlibat antara lain Pasar Sentral, Timika Indah, Wanagon, Koperapoka, Perintis, dan Sempan.

Meski menghadapi volume sampah yang cukup tinggi, pemerintah distrik terus melakukan koordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta pihak pengelola pasar guna mempercepat proses pengangkutan sampah.

“Kami sudah berkoordinasi agar sampah segera diangkut, baik malam ini maupun besok pagi. Kami juga mengimbau masyarakat untuk sementara tidak membuang sampah di lokasi ini selama proses pembersihan berlangsung,” jelas Merlyn.

Menariknya, aksi sosial ini juga mencerminkan nilai toleransi antarumat beragama. Kegiatan pembersihan didominasi oleh aparat dan warga non-muslim, sebagai bentuk penghormatan kepada umat muslim yang tengah mempersiapkan diri menyambut ibadah.

“Kami yang non-muslim turun langsung, sementara saudara-saudara muslim kami persilakan fokus pada persiapan ibadah. Ini bentuk kebersamaan dan saling menghargai,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Distrik Mimika Baru berharap dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan.

“Kami ingin memberi contoh nyata. Walaupun sederhana, semoga ini bisa menginspirasi masyarakat untuk disiplin membuang sampah pada tempatnya. Mari kita jaga kota ini agar tetap bersih, indah, dan asri,” pungkas Merlyn.