Scroll untuk baca artikel
Nasional

YPMAK Siapkan Portal Data Alumni, Hilarius Dolame Dorong Kolaborasi dengan Pemkab Mimika Buka Peluang Kerja

×

YPMAK Siapkan Portal Data Alumni, Hilarius Dolame Dorong Kolaborasi dengan Pemkab Mimika Buka Peluang Kerja

Sebarkan artikel ini
Ketua PAPEDA–YPMAK, Hilarius Dolame, Saat diwawancarai awak media sela kegiatan berlangsung (Foto: Yani/ Torangbisa.com).

Timika, Torangbisa.com – Perkumpulan Alumni Penerima Beasiswa Dana Kemitraan PAPEDA–YPMAK tengah merampungkan pendataan alumni melalui sistem digital untuk memetakan lulusan yang sudah bekerja maupun yang masih mencari pekerjaan.

Ketua PAPEDA–YPMAK, Hilarius Dolame, mengatakan pendataan tersebut menjadi langkah penting untuk memastikan program pengembangan sumber daya manusia (SDM) berjalan terarah dan sesuai kebutuhan daerah.

Ads
Iklan ini dibuat oleh admin torangbisa

Hal itu disampaikannya saat diwawancarai awak media di Hotel Horizon Diana Timika, Rabu (21/10/2026), dalam rangkaian Workshop Perkumpulan Alumni Penerima Beasiswa Dana Kemitraan PAPEDA–YPMAK bertema “Eksistensi Alumni untuk Masa Depan Ketenagakerjaan di Tanah Amungsa Bumi Kamoro”.

Hilarius menjelaskan, data alumni yang telah dihimpun sedang dimasukkan ke dalam sistem digital berbentuk portal agar informasi dapat terintegrasi dan memudahkan pemetaan kondisi para lulusan.

Menurutnya, data tersebut nantinya akan menggambarkan jumlah alumni yang telah bekerja, belum bekerja, hingga kondisi alumni lainnya. Namun, ia belum membeberkan angka pasti karena hasil pendataan direncanakan dipaparkan dalam pertemuan khusus pada 2027.

“Kami sudah memiliki data alumni, tetapi belum bisa menyampaikan jumlahnya sekarang. Tahun 2027 kami akan mengundang semua pihak terkait untuk memaparkan berapa alumni yang sudah bekerja, belum bekerja, maupun kondisi lainnya,” jelas Hilarius.

Ia menegaskan, pendataan bukan sekadar mengumpulkan nama dan latar belakang pendidikan. Data tersebut harus menjadi dasar untuk menghubungkan alumni dengan peluang kerja yang sesuai dengan kompetensi dan bidang pendidikan masing-masing.

Karena itu, Hilarius menilai keterlibatan Pemerintah Kabupaten Mimika, khususnya Dinas Tenaga Kerja dan perangkat daerah yang menangani kepegawaian dan pengembangan sumber daya manusia, sangat dibutuhkan.

Ia berharap data alumni dapat disinergikan dengan kebutuhan tenaga kerja pemerintah daerah maupun dunia usaha dan industri.

“Data alumni yang belum bekerja ini penting. Pemerintah harus berkolaborasi dengan PAPEDA agar kita bisa melihat kebutuhan daerah dan menghubungkannya dengan alumni sesuai konsentrasi atau jurusan pendidikan mereka,” ujarnya.

Menurut Hilarius, pemetaan tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan dalam membuka akses kesempatan kerja, termasuk ketika pemerintah melakukan penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS), dengan tetap mengikuti persyaratan dan ketentuan yang berlaku.

Selain sektor pemerintahan, alumni juga perlu diarahkan untuk mengakses peluang kerja di perusahaan maupun mengembangkan bidang usaha sesuai kemampuan dan potensi yang dimiliki.

Ia menekankan bahwa program beasiswa harus memiliki arah dan sasaran yang jelas, sehingga pendidikan yang ditempuh para penerima beasiswa dapat berkontribusi terhadap kebutuhan pembangunan di Mimika.

Hilarius berharap kolaborasi antara PAPEDA–YPMAK, pemerintah daerah, dan dunia usaha dapat memperluas kesempatan kerja sekaligus membantu memutus rantai kemiskinan.

Menurutnya, kemiskinan tidak hanya berkaitan dengan keterbatasan kebutuhan sehari-hari, tetapi juga berhubungan dengan keterbatasan akses terhadap pendidikan yang layak dan kesempatan memperoleh pekerjaan.

Karena itu, ia berharap pendataan alumni yang sedang dirampungkan dapat menjadi landasan bagi kebijakan dan program yang lebih terarah dalam meningkatkan kualitas SDM, memperluas kesempatan kerja, serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat Mimika.