Olahraga

Turnamen Kapolda Papua Tengah Cup II Resmi Dibuka, Ajang Silaturahmi dan Pembinaan Generasi Muda Mimika

×

Turnamen Kapolda Papua Tengah Cup II Resmi Dibuka, Ajang Silaturahmi dan Pembinaan Generasi Muda Mimika

Sebarkan artikel ini
Foto bersama Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini didampingi Danpas III, Kapolres Mimika, AKBP Billy, Kadispora, pemain timnas futsal Indonesia, Evan Sumalena usai penyerahan bola kepada wasit (Foto: Istimewa)

Timika, Torangbisa.com – Turnamen Mini Soccer “Kapolda Papua Tengah Cup II Tahun 2026” antar SMA/SMK se-Kabupaten Mimika resmi dibuka, Selasa (12/5/2026).

Turnamen yang diselenggarakan diikuti oleh sebanyak 27 tim yang akan bertanding selama 8 hari sejak tanggal 12 hingga 20 Mei 2026 ini.

Mewakili pemerintah daerah, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Fransiskus Bokeyau menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Papua Tengah beserta jajaran dan panitia pelaksana yang telah menghadirkan kegiatan positif bagi pelajar di Mimika.

Menurutnya, turnamen mini soccer ini bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi wadah pembinaan karakter generasi muda dalam mengembangkan bakat, disiplin, sportivitas, dan integritas.

“Melalui olahraga, para pelajar belajar tentang kerja sama tim, kejujuran, disiplin, dan semangat juang yang tinggi. Nilai-nilai ini sangat penting untuk membentuk generasi penerus bangsa yang tangguh, sehat, dan berdaya saing,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa turnamen tersebut menjadi momentum mempererat persaudaraan antar pelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten Mimika.

Selain menjadi ajang pencarian bibit atlet muda, kegiatan ini dinilai sebagai bentuk sinergi nyata antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia, khususnya di bidang olahraga dan pembinaan generasi muda.

Pemerintah Kabupaten Mimika pun mengajak seluruh stakeholder untuk terus mendukung kegiatan-kegiatan positif seperti ini agar dapat terus berlanjut di masa mendatang.

“Menang atau kalah adalah hal biasa dalam sebuah kompetisi. Yang paling penting adalah menunjukkan sikap yang baik, jujur, dan bertanggung jawab selama pertandingan,” katanya.

Dikesempatan yang sama, Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini dalam sambutannya sebelum membuka secara resmi turnamen tersebut mengatakan pihaknya telah sukses menggelar turnamen tingkat SMP dan kini kembali menghadirkan kompetisi untuk tingkat SMA/SMK. Bahkan, setelah turnamen pelajar ini, pihaknya berencana menggelar turnamen terbuka untuk umum.

“Kemarin kita sudah menyelenggarakan turnamen tingkat SMP, sekarang untuk SMA/SMK, dan setelah ini saya akan bikin satu kali lagi untuk umum,” ujarnya.

Mantan Kapolres Mimika itu juga memberikan motivasi kepada para pelajar dengan menghadirkan pemain futsal timnas Indonesia, Evan Sumalena, sebagai inspirasi bagi peserta turnamen.

Ia mengungkapkan bahwa kesuksesan seorang atlet tidak datang secara instan, melainkan membutuhkan disiplin, kerja keras, dan ketekunan sejak usia muda.

“Untuk menjadi seperti Kaka Evan butuh proses. Harus disiplin, tekun, rajin latihan, jangan malas turun ke lapangan,” katanya.

Lebih lanjut, Kapolda mengungkapkan bahwa Evan Sumalena sebelum menjadi anggota polisi merupakan pemain futsal berprestasi yang akhirnya mendapatkan apresiasi masuk institusi kepolisian melalui jalur prestasi olahraga.

“Kalau ada yang nanti jadi pemain timnas menggantikan Kaka Evan, maka dia jadi polisi,” ucapnya disambut antusias para peserta.

Ia berharap kompetisi seperti ini menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk mengembangkan talenta dan menjauhi hal-hal negatif.

Menurutnya, keberhasilan negara-negara sepak bola dunia seperti Senegal menjadi bukti bahwa pembinaan usia muda yang konsisten mampu melahirkan prestasi besar di tingkat internasional.

“Saya pikir kita juga punya kemampuan seperti mereka. Tinggal bagaimana kita siapkan wadah kompetisi dan turnamen sejak sekarang,” jelasnya.

Ia pun berharap pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan dapat menganggarkan kompetisi antar SMA/SMK mulai tahun depan dan menjadikannya agenda rutin setiap Hari Pendidikan Nasional pada 2 Mei.

“Jadi ade-ade mulai persiapan dari sekarang. Nanti setiap Hari Pendidikan Nasional kita gelar turnamen antar SMA/SMK,” pungkasnya