Scroll untuk baca artikel
Nasional

Sejumlah Dapur MBG Sempat Ditutup, Wabup Mimika Akui Belum Kantongi Data Terbaru

×

Sejumlah Dapur MBG Sempat Ditutup, Wabup Mimika Akui Belum Kantongi Data Terbaru

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Mimika, Emanuel kemong, saat diwawancarai awak media usai apel pagi di pusat pemerintah Kabupaten mimika (foto: Yani/ Torangbisa.com).

Timika, Torangbisa.com – Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, menyebut hingga Senin (2/11/2026), pihaknya belum menerima laporan maupun keluhan dari pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ataupun masyarakat terkait penutupan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) akibat kendala administrasi.

Hal tersebut disampaikan Emanuel Kemong saat diwawancarai awak media usai apel pagi di Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Senin (2/11/2026).

Ads
Iklan ini dibuat oleh admin torangbisa

Ia mengaku belum memperoleh informasi terbaru mengenai jumlah dapur SPPG yang kembali beroperasi setelah sebelumnya sempat ditutup karena persoalan administrasi.

“Sejauh ini saya belum mendapat informasi. Karena banyak kegiatan, perkembangan ini belum sempat kami pantau secara detail. Kalau ada informasi, saya akan berkoordinasi dengan BGN untuk mengetahui SPPG mana yang sudah beroperasi kembali dan mana yang baru dibuka,” ujarnya.

Menurut Emanuel, hingga saat ini belum ada pengaduan yang masuk dari pengelola SPPG maupun masyarakat. Karena itu, ia sementara menganggap pelaksanaan program MBG di Mimika masih berjalan dengan baik.

“Belum ada aduan dari SPPG kepada kami. Kalau memang ada masalah, biasanya mereka akan datang menyampaikan keluhan. Masyarakat juga biasanya menyampaikan kalau ada pelayanan yang tidak berjalan baik,” katanya.

Ia menjelaskan, sebelumnya memang terdapat SPPG yang telah kembali diaktifkan, sementara sebagian lainnya masih harus memenuhi sejumlah persyaratan administrasi.

Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Mimika belum dapat memastikan secara rinci jumlah dapur yang sudah kembali beroperasi maupun yang masih dalam proses pemenuhan persyaratan.

Emanuel menegaskan, apabila nantinya terdapat laporan dari pengelola SPPG atau masyarakat, pemerintah daerah akan melakukan pengecekan dan menindaklanjutinya dengan berkoordinasi bersama pihak terkait.

“Kalau ada aduan nanti kita cek. Saat ini belum ada laporan yang masuk, sehingga saya menganggap pelaksanaannya masih berjalan baik,” tutupnya.

Nasional

Jakarta, Torangbisa.com — Pertemuan empat pihak (segi empat) yang melibatkan Panitia Khusus (Pansus) DPRK Mimika, Manajemen PT Freeport Indonesia (PTFI), perwakilan pekerja Mogok Kerja (Moker), serta Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh berhasil mencapai kesepakatan penting dalam penanganan permasalahan buruh Moker PTFI, Privatisasi, Kontraktor, dan Subkontraktor.