EkonomiMimika

Resmikan Kopdes Merah Putih di Atuka, Ferry Juliantono Dorong Warga Jadi Pelaku Ekonomi

×

Resmikan Kopdes Merah Putih di Atuka, Ferry Juliantono Dorong Warga Jadi Pelaku Ekonomi

Sebarkan artikel ini
Menteri Koperasi Republik Indonesia Ferry Juliantono bersama Bupati Mimika, Johannes Rettob dan Forkopimda Resmikan Koperasi Merah Putih Atuka (Foto: Yani/ Torangbisa.com)

Timika, Torangbisa.com – Menteri Koperasi Republik Indonesia, Ferry Juliantono meresmikan koperasi desa dan kelurahan Merah Putih di Kampung Atuka, Distrik Mimika Tengah, Mimika, Kamis (9/4/2026).

Dalam peresmian tersebut Mentri Koperasi Republik Indonesia Ferry Juliantono didampingi Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, Bupati Mimika, Johannes Rettob beserta Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong, Forkompinda dan disaksikan oleh masyarakat Atuka.

Ads
Iklan ini dibuat oleh admin torangbisa

Menteri Koperasi Republik Indonesia, Ferry Juliantono meras kagum dengan Kampung Atuka yang dinilainya memiliki keindahan alam luar biasa, terutama saat dilihat dari udara menggunakan helikopter.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Mimika yang telah berinisiatif membangun Koperasi Merah Putih secara mandiri menggunakan dana APBD, termasuk fasilitas pendukung seperti gudang dan rumah pendamping.

“Saya memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bupati, Wakil Bupati, dan DPRD Mimika yang telah menunjukkan komitmen mendukung program prioritas nasional ini,” ujarnya.

Menteri Ferry menjelaskan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih memiliki tiga fungsi utama. Pertama, sebagai penyalur kebutuhan pokok dan barang subsidi seperti beras, minyak goreng, LPG 3 kilogram, dan pupuk.

Kedua, menjadi off-taker atau penampung hasil produksi masyarakat, mulai dari sektor pertanian, perikanan, hingga kerajinan.

Ketiga, sebagai instrumen pemerintah untuk memastikan program-program pusat tepat sasaran hingga ke masyarakat bawah.

Perlu ada perubahan paradigma masyarakat desa, dari yang sebelumnya hanya sebagai penerima manfaat menjadi pelaku aktif dalam kegiatan ekonomi.

“Kita ingin masyarakat tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga memiliki akses permodalan dan menjadi bagian dari penggerak ekonomi,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengungkapkan rencana pengembangan lanjutan, seperti pembangunan pusat distribusi barang di tingkat kabupaten melalui BUMD, serta pendirian Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) khusus nelayan di wilayah pesisir Papua Tengah.

Menurutnya, koperasi juga dapat berperan dalam pengelolaan fasilitas tersebut, termasuk pengembangan usaha pendukung seperti pabrik es untuk nelayan.

Menteri Ferry juga memastikan pemerintah pusat melalui Kementerian Koperasi akan mendukung penuh pengembangan Koperasi Merah Putih, termasuk dalam hal pendampingan, akses pembiayaan, hingga percepatan pembangunan fasilitas.

Ia bahkan mengungkapkan bahwa kedepan pembiayaan operasional koperasi tidak lagi bergantung pada APBD.

“Tugas kami di Kementerian Koperasi adalah memastikan pendanaan dan pengembangan koperasi ini berjalan optimal,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa Kampung Atuka, memiliki potensi besar menjadi pelopor pengembangan Koperasi Merah Putih di Indonesia.

“Kami akan laporkan langsung kepada Presiden bahwa Atuka siap menjadi contoh nasional dalam pengembangan koperasi berbasis masyarakat,” pungkasnya.