MimikaPemerintahan

Refleksi Setahun Kepemimpinan Joel, Jadi Fondasi Mimika Maju dan Inklusif

×

Refleksi Setahun Kepemimpinan Joel, Jadi Fondasi Mimika Maju dan Inklusif

Sebarkan artikel ini
Bupati Johanes Rettob Dan Wakil Bupati Emanuel Kemong Paparkan Capaian Pembangunan di Gedung Eme Neme Yauware (Foto: Yani/ Torangbisa.com)

Timika, Torangbisa.com – Pemerintah Kabupaten Mimika menggelar Halal Bihalal Idul Fitri 1447 Hijriah yang dirangkaikan dengan refleksi satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Mimika di Gedung Eme Neme Yauware, Rabu (25/03/2026), dengan menyoroti capaian pembangunan dan komitmen menuju Mimika yang lebih maju, inklusif, dan berkelanjutan.

Kegiatan Halal Bihalal yang berlangsung khidmat di Gedung Eme Neme Yauware menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Mimika untuk melakukan refleksi satu tahun kepemimpinan.

Ads
Iklan ini dibuat oleh admin torangbisa

Dalam sambutannya, Bupati Mimika, Johanes Rettob, menegaskan bahwa periode awal kepemimpinannya bersama Wakil Bupati merupakan tahap krusial dalam meletakkan fondasi pembangunan daerah.

Menurutnya, berbagai program prioritas yang dijalankan mulai menunjukkan hasil positif, meskipun sejumlah tantangan masih harus dihadapi secara bersama-sama oleh seluruh elemen masyarakat.

Dari sisi indikator makro, perkembangan Kabupaten Mimika menunjukkan tren yang menggembirakan. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mengalami peningkatan, mencerminkan perbaikan kualitas hidup masyarakat. Tingkat pengangguran terbuka tercatat sekitar 6,75 persen, dengan upaya berkelanjutan dalam menciptakan lapangan kerja.

Namun demikian, ketimpangan pendapatan masih menjadi perhatian, terlihat dari indeks gini di angka 0,37. Pemerintah daerah pun terus menggencarkan berbagai program untuk menekan angka kemiskinan.

Pertumbuhan ekonomi Mimika juga mengalami lonjakan signifikan, dari 4,80 persen pada 2024 menjadi 6,5 persen pada 2025, yang didorong dominasi sektor pertambangan dan penggalian.

Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) meningkat dari Rp126,87 triliun menjadi Rp160,52 triliun, dengan PDRB per kapita mencapai sekitar Rp500 juta.

Di bidang ketenagakerjaan, partisipasi angkatan kerja meningkat dari 64,77 persen menjadi 68,29 persen. Sementara itu, inflasi daerah tetap terkendali di kisaran 1,99 hingga 2,03 persen, meski sempat mengalami fluktuasi akibat faktor global seperti kenaikan harga emas dan konflik internasional di kawasan Teluk.

Pada sektor pendidikan, pemerintah terus mendorong peningkatan kualitas dan akses layanan melalui berbagai program unggulan, seperti pemberian beasiswa, kerja sama dengan perguruan tinggi, pendirian SMA unggulan gratis (Sekolah Transformasi Nusantara), hingga pengembangan sekolah berbasis full day school dan Sekolah Rakyat.

Sektor kesehatan juga mencatat capaian penting dengan keberhasilan melampaui target Universal Health Coverage (UHC) hingga di atas 100 persen.

Selain itu, program penurunan stunting terus diperkuat dengan target penurunan sebesar 5 persen serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi lebih dari 10.000 warga.

Pembangunan infrastruktur turut menjadi fokus, mencakup peningkatan jalan dan jembatan, penyediaan air bersih, program elektrifikasi “Mimika Terang”, pengembangan jaringan telekomunikasi, serta subsidi penerbangan perintis untuk membuka akses wilayah pegunungan dan pesisir.

Selain itu, berbagai program strategis nasional juga telah dijalankan, seperti pemberian makanan bergizi gratis bagi ribuan siswa, pembentukan koperasi Merah Putih, pembangunan rumah layak huni, hingga pengembangan kampung nelayan dan program ketahanan pangan.

Dalam aspek tata kelola pemerintahan, reformasi birokrasi terus diperkuat melalui sistem mutasi, rotasi, dan promosi jabatan yang transparan dan berbasis kompetensi.

Atas berbagai capaian tersebut, Kabupaten Mimika berhasil meraih sejumlah penghargaan, termasuk UHC Award sebagai pengakuan atas keberhasilan di sektor kesehatan.

Mengakhiri sambutannya, Johanes Rettob mengajak seluruh masyarakat untuk terus bersinergi dalam membangun daerah.

“Perjalanan satu tahun ini adalah awal. Kita masih memiliki banyak pekerjaan rumah. Dengan kebersamaan, kita optimis Mimika akan menjadi daerah yang maju, sejahtera, dan inklusif bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.

Momentum Halal Bihalal ini sekaligus menjadi simbol mempererat persatuan dan memperkuat semangat gotong royong dalam mendorong pembangunan Mimika ke arah yang lebih baik.

Mimika

Timika, Torangbisa.com – Menyambut tiga hari besar keagamaan sekaligus, yakni Hari Raya Nyepi, Idul Fitri, dan Paskah, Pemerintah Distrik Mimika Baru menunjukkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dengan turun langsung menggelar aksi Jumat Bersih di kawasan Pasar Sentral, Jalan Hasanuddin, Jumat (20/3/2026).