Mimika

PUPR Mimika Tunjuk Plh untuk Percepat Pemeliharaan Jalan Kota

×

PUPR Mimika Tunjuk Plh untuk Percepat Pemeliharaan Jalan Kota

Sebarkan artikel ini
Jalan bergelombang dijalan Hasanuddin Timika (Foto: Yani/ Torangbisa.com)

Timika, Torangbisa.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mimika menunjuk Pelaksana Harian (Plh) guna mempercepat penanganan dan pemeliharaan ruas-ruas jalan yang mengalami kerusakan di wilayah perkotaan.

Kepala Dinas PUPR Mimika, Innosensius Yoga Pribadi, mengatakan penunjukan Plh dilakukan pada Kamis (kemarin), dengan menunjuk salah satu pegawai senior agar fokus mengoordinasikan tim pemeliharaan jalan.

Ads
Iklan ini dibuat oleh admin torangbisa

Hal tersebut disampaikan saat diwawancarai awak media, Rabu (21/01/2026).

“Baru kemarin saya menunjuk salah satu pegawai yang cukup senior sebagai Plh, supaya bisa fokus melaksanakan tugas pemeliharaan dan langsung berkoordinasi dengan tim di lapangan,” kata Yoga.

Ia menjelaskan, Plh tersebut diberi tugas untuk mengidentifikasi sejumlah titik jalan yang dikeluhkan masyarakat, termasuk ruas jalan yang bergelombang dan rusak, seperti di kawasan depan Telkomsel dan beberapa ruas lainnya di dalam kota.

“Keluhan masyarakat sudah kami catat. Ada jalan yang bergelombang, permukaan tidak rata, dan ini perlu diidentifikasi lebih detail supaya penanganannya tepat,” ujarnya.

Namun demikian, Yoga menekankan bahwa kerusakan jalan di wilayah perkotaan tidak terlepas dari persoalan kendaraan bermuatan berat yang melintas di luar kapasitas jalan. Menurutnya, PUPR tidak memiliki kewenangan langsung untuk melakukan pembatasan kendaraan tanpa adanya jembatan timbang.

“Setiap jalan yang dibangun itu sudah dihitung bobot kendaraan yang boleh melintas. Masalahnya, di Mimika belum ada jembatan timbang, sehingga semua jenis kendaraan, termasuk truk bermuatan berat dan alat berat, bisa melintas di jalan kota,” jelasnya.

Ia menyebut, kondisi tersebut menyebabkan umur jalan menjadi lebih pendek karena beban kendaraan tidak sesuai dengan perencanaan awal.

“Kalau kendaraan dengan muatan berat masuk ke jalan yang tidak dirancang untuk itu, pasti jalan tidak kuat menahan beban. Akhirnya cepat rusak,” katanya.

Yoga menilai pembangunan jembatan timbang menjadi kebutuhan mendesak agar kendaraan yang melintas dapat ditimbang sesuai aturan, sehingga standar teknis jalan bisa dijaga.

“Ini perlu koordinasi dengan kementerian terkait. Kalau ada jembatan timbang, muatan kendaraan bisa dikontrol dan umur jalan bisa lebih panjang,” tambahnya.

Ia berharap dengan penunjukan Plh serta penguatan pengawasan ke depan, pemeliharaan jalan di Mimika dapat berjalan lebih optimal sembari menunggu solusi jangka panjang terkait pengendalian kendaraan bermuatan berat.