Timika, Torangbisa.com – Personel Direktorat Samapta Polda Papua bergerak cepat membantu warga terdampak banjir di kawasan permukiman sekitar Pasar Youtefa, Kota Jayapura, pada Jumat (9/10/2026) kemarin.
Dalam keterangan yang diberikan kepada awak media, petugas melakukan evakuasi menggunakan kano, patroli, serta pemantauan kondisi air untuk memastikan keselamatan masyarakat di wilayah terdampak.
Personel yang tergabung dalam Subdit Gasum dan Subdit Dalmas tersebut dipimpin Ipda Musa Latupono. Mereka turun langsung ke lokasi banjir untuk menjangkau kawasan permukiman yang tergenang sekaligus memberikan bantuan kepada warga yang membutuhkan pertolongan.
Selain melakukan evakuasi, petugas juga berpatroli menggunakan kano, memantau kondisi lingkungan, serta bersiaga mengantisipasi kemungkinan perubahan situasi. Meski debit air dilaporkan mulai berangsur surut, personel tetap berada di lapangan untuk mengantisipasi perkembangan kondisi banjir.
Ipda Musa Latupono mengatakan, keselamatan warga menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan tugas di lokasi terdampak.
“Kami berupaya hadir langsung di tengah masyarakat untuk membantu warga yang terdampak banjir. Personel melaksanakan evakuasi, patroli menggunakan kano, serta memantau kondisi air di sekitar Pasar Youtefa. Meskipun debit air mulai berangsur surut, anggota tetap bersiaga untuk mengantisipasi perkembangan situasi dan membantu masyarakat apabila diperlukan,” ujar Musa.
Ia menambahkan, selain menjalankan misi kemanusiaan, personel juga melakukan upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat di tengah kondisi banjir.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., mengatakan bahwa keterlibatan personel dalam membantu warga merupakan bagian dari komitmen Polri untuk memberikan perlindungan, pertolongan, dan pelayanan kepada masyarakat.
Menurut Cahyo, kehadiran polisi dalam situasi bencana tidak hanya bertujuan menjaga keamanan, tetapi juga membantu masyarakat menghadapi keadaan darurat.
“Sejalan dengan visi Kapolri, ‘Polisi Bersama Masyarakat’, Polri harus hadir di tengah masyarakat, terutama ketika warga menghadapi situasi sulit seperti bencana banjir. Kehadiran anggota bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memberikan pertolongan, melindungi keselamatan warga, dan memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang dibutuhkan,” kata Cahyo.
Ia menjelaskan, transformasi Polri menuntut setiap personel mengedepankan pelayanan yang humanis, respons cepat, profesionalisme, serta kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat.
Tindakan nyata di lapangan, lanjutnya, menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Cahyo juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi banjir, mengutamakan keselamatan keluarga, serta segera meminta bantuan petugas apabila menghadapi kondisi darurat.
“Hingga saat ini, personel kami tetap melaksanakan evakuasi, patroli, pemantauan kondisi banjir, dan bersiaga meskipun air mulai surut. Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada, mengutamakan keselamatan keluarga, serta segera meminta bantuan petugas apabila menghadapi kondisi darurat,” tambahnya.
Berdasarkan laporan Polda Papua, situasi di kawasan Pasar Youtefa selama kegiatan berlangsung terpantau aman dan terkendali. Meski demikian, personel masih disiagakan untuk mengantisipasi perkembangan kondisi di lapangan.
Melalui kegiatan tersebut, Polda Papua menegaskan komitmennya untuk terus hadir membantu masyarakat, baik dalam menjaga keamanan dan ketertiban maupun memberikan pertolongan saat terjadi bencana. Masyarakat juga diimbau mengikuti arahan petugas demi menjaga keselamatan bersama.

















