Timika, Torangbisa.com – Ketua Harian PMI Mimika, Jaconis Manusiwa, menyampaikan bahwa kegiatan donor darah yang digelar di Gereja Torsina, Sabtu (14/02/2026), merupakan bagian dari rangkaian agenda kemanusiaan PMI selama bulan Februari.
Menurut Jaconis, sebelumnya PMI telah menjadwalkan sejumlah kegiatan donor darah, dan pada hari ini kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka pencanangan yang disampaikan oleh Sekretaris Klasis setempat.
“Seperti yang sudah kami sampaikan, di bulan Februari ini ada beberapa agenda donor darah. Hari ini kita laksanakan dalam rangka pencanangan. Kami mendorong setiap momentum gerejawi, baik minggu-minggu Semisara maupun Atin, jika memungkinkan dapat diisi dengan kegiatan donor darah,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa gereja tidak hanya hadir untuk memberikan pelayanan rohani, tetapi juga dapat berkontribusi secara nyata melalui aksi kemanusiaan, salah satunya dengan donor darah.
“Kita coba membantu sesama lewat donor darah. Setetes darah dapat menyelamatkan banyak orang. Ini yang terus kami sosialisasikan kepada masyarakat Mimika, bahwa hidup sehat itu penting, dan salah satu caranya lewat donor darah,” tambahnya.
Jaconis juga menyampaikan bahwa dalam beberapa hari ke depan, PMI akan kembali menggelar kegiatan serupa bersama RSMM. Donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis akan dilaksanakan pada Minggu, Senin, dan Selasa dalam rangka perayaan Imlek di Jalan Budi Utomo, tepatnya di ruko depan KP Mulo.
Sementara itu, Wakil Direktur Medis Rumah Sakit Mitra Masyarakat Timika, dr. Theresia, menyampaikan bahwa pihaknya hadir berkolaborasi dengan PMI untuk memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat.
“Kami hadir di Gereja Torsina untuk mendukung kegiatan donor darah ini. Ini kegiatan yang sangat positif untuk membantu sesama yang membutuhkan darah,” ungkapnya.
Sekretaris Klasis GPI Papua Mimika, Pdt. Nahor Kush, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan kerja sama antara gereja dan PMI dalam rangka pencanangan Minggu Prapaskah Tahun 2026 di lingkungan Klasis GP Papua Mimika.
“Kegiatan ini melibatkan seluruh jemaat dari sembilan jemaat di Klasis GP Papua Mimika. Kami berharap semangat berbagi dan kepedulian ini terus tumbuh di tengah jemaat,” tuturnya.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan semakin banyak masyarakat Mimika yang tergerak untuk mendonorkan darahnya sebagai wujud kepedulian dan solidaritas terhadap sesama.















