Timika, Torangbisa.com – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Distrik Kwamki Narama fokus pada perencanaan yang realistis yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Politik dan Hukum, Yakobus Kareth mengajak seluruh pihak untuk bekerja sama mewujudkan pembangunan melalui program-program yang diusulkan pada Musrenbang.
“Saya berharap hasil Musrenbang ini dapat menghasilkan perencanaan yang realistis dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Musrenbang sebagai wadah untuk merancang program-program yang berdampak nyata bagi masyarakat, yang mana salah satu prioritas utama yang diusulkan adalah pembukaan akses jalan antar kampung guna mempermudah mobilitas warga.
“Kami ingin memastikan bahwa akses jalan antar kampung dapat dibuka agar masyarakat lebih mudah beraktivitas dan meningkatkan kesejahteraan mereka,” katanya.
Selain pembangunan fisik, sektor ekonomi juga menjadi perhatian bagi delapan kampung di distrik Kwamki Narama, untuk itu diharapkan dapat mengembangkan usaha mandiri guna meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat.
“Kami ingin melihat kampung-kampung di Kwamki Narama memiliki usaha sendiri yang dapat mendukung kemandirian keuangan mereka,” tambahnya.
Lebih lanjut, Yakobus juga menyoroti pentingnya peran kepala distrik, kepala kampung, lurah, serta tokoh masyarakat dan agama dalam menjaga keamanan wilayah.
“Saya mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga keamanan agar stigma negatif Kwamki Narama sebagai zona merah bisa berubah. Kita harus menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” tutupnya.