Timika, Torangbisa.com – Koordinator Moker Mimika, James Billy Roberth Laly, berharap Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika segera membentuk panitia khusus (pansus) sebagai tindak lanjut aksi yang sebelumnya dilakukan di gedung DPRK.
James mengatakan, dalam aksi tersebut pihaknya telah menyampaikan secara resmi permohonan pembentukan pansus kepada DPRK.
Ia menilai pembentukan pansus penting karena ranah pengawasan berada dalam kewenangan lembaga legislatif.
“Aksi yang kami lakukan di DPRK, kami berharap pembentukan pansus yang sudah kami sampaikan dan diterima oleh beberapa anggota dewan ini menjadi suatu kepastian. Ranah kepengawasannya ada di DPRK,” ujarnya.
Menurut James, dalam pertemuan tersebut sejumlah anggota dewan menyatakan komitmennya untuk mendorong persoalan ini melalui instrumen kelembagaan DPRK, yakni pembentukan pansus.
“Kalau teman-teman lihat dalam beberapa rekaman, ada sekitar enam atau tujuh anggota dewan yang berdiri dan menyatakan akan mendorong masalah ini melalui instrumen pansus. Kami percaya itu bisa diwujudkan sesuai janji mereka,” katanya.
Meski demikian, ia berharap DPRK tidak membutuhkan waktu terlalu lama untuk merealisasikan pembentukan pansus tersebut.
Ia meminta agar dalam satu hingga dua minggu ke depan sudah ada kejelasan terkait wacana tersebut.
“Harapan kami jangan terlalu lama. Entah prosesnya kapan, tapi jangan berlarut-larut. Pansus ini harus segera berjalan,” tegasnya.
James mengakui hingga saat ini belum ada konfirmasi lanjutan dari DPRK terkait tindak lanjut pembentukan pansus. Namun, pihaknya belum melakukan koordinasi resmi pasca aksi tersebut.
“Kami belum menanyakan secara langsung soal tindak lanjutnya. Mungkin minggu depan tim kami akan koordinasi untuk menanyakan perkembangan pembentukan pansus ini,” jelasnya.
Ia menambahkan, apabila dalam waktu ke depan belum ada kejelasan, maka Moker Mimika akan mengambil langkah awal dengan melakukan koordinasi resmi dengan DPRK.
Meski demikian, James tetap optimistis DPRK akan menepati komitmen yang telah disampaikan di hadapan massa aksi.
“Kami percaya apa yang dikatakan beberapa anggota dewan itu bisa diwujudkan. Harapan kami tetap, pansus DPRK harus ditetapkan sesuai dengan janji mereka,” pungkasnya.














